Reporter: Erwino
Editor : Kang Upi
LAWORO – Jelang Pemilihan umum (Pemilu) 2019, Pemerintah Kabupaten Muna Barat terus meningkatkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta memproteksi hoax dan isu yang bisa menimbulkan konflik.
Bupati Muna Barat, LM Rajiun Tumada menegaskan kepada para bawahannya mulai dari level OPD hingga perangkat Desa agar turut bekerja sama dalam mengamankan jalannya Pemilu.
Baca juga :
- Rasmin Jaya, Mahasiswa Asal Muna Barat, Terbitkan Buku “Transformasi dan Wacana di Era Distrupsi”
- Kasus Dugaan Pelecehan di Ponpes Darul Mukhlasin, Pimpinan: Saya Siap Diproses Hukum
- SRIKANDI AMBA SULTRA Resmi Diluncurkan, Wadah Konsolidasi dan Sosialisasi Kelembagaan di Sulawesi Tenggara
- Dukung Kenyamanan Beribadah, Bank Sultra Salurkan Bantuan CSR untuk Masjid dan Pura di Muna Barat
- Tak Terima Ditegur Soal Knalpot, Pemotor di Mubar Nekat Tikam Warga
- DPRD Muna Barat Jalin Sinergi dengan Kemenkumham Sultra, Bahas Arah Pembentukan Perda Tahun 2026
Ditegaskan Rajiun, pengamanan Pemilu perlu dilakukan secara bersama demi terciptanya Pemilu damai, anti hoax serta terhindar dari intervensi luar.
“Seluruh OPD hingga perangkat Desa dan Kepala Lingkungan harus bekerja sama menjaga daerah kita agar aman saat Pemilu nanti,” tegas Rajiun dalam sambutannya saat memimpin apel gabungan di Halaman Kantor Daerah Pemkab Mubar, Senin (11/3/2019).
Baca Juga ;
- Usai Live Program Jaksa Menjawab, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan ke Jaksa Kejari Muna
- ASR: Tambang Boleh Tapi Harus Bertanggung Jawab
- DPRD Sultra Bentuk Pansus Pertanggungjawaban APBD 2025, Kepala OPD Wajib Hadir Tanpa Diwakilkan
- Menteri Kebudayaan Dorong Tiga Makam Sultan Buton Jadi Cagar Budaya Nasional
- Tinjau Museum Sultra, Fadli Zon Tegaskan Muna Miliki Lukisan Purba Tertua di Dunia
- Kapolda Sultra Tekankan Kesiapsiagaan Ditpolairud Hadapi Tantangan Perairan
Mantan Kasat Pol PP Sultra mengaku dirinya tidak ingin daerah yang dinahkodainya itu terusik oleh gangguan luar saat Pemilu 17 April 2019 nanti. Olehnya itu, Ia mengingatkan seluruh jajaran Pemda dan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga ketertiban dan keamanan daerah.
“Bulan depan, tepatnya tanggal 17 April menjadi perhatian serius bagi kita semua untuk mengamankan suasana yang dapat mengancam keamanan Mubar,” pungkasnya. (B)
