Kendari, Mediakendari.com – Dalam program Healthy Talkshow yang disiarkan langsung oleh MediaKendari pada Selasa, 23 Januari 2024, pukul 13.00 WITA, Direktur Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah, dan Otak Oputa Yi koo Sulawesi Tenggara, Dr. Algazali, M.Kes, memaparkan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan unggul di wilayah tersebut. Pemerintah telah membangun fasilitas rumah sakit yang megah di Kota Kendari.
Menurut Dr. Algazali, tugas utama manajemen rumah sakit adalah memastikan fasilitas ini mampu memberikan pelayanan optimal. Salah satunya adalah dengan menjalin komunikasi dan kerja sama dengan rumah sakit rujukan nasional.
“Sebagai rumah sakit jantung, kami telah menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita di Jakarta. Standar operasional prosedur (SOP) dan protokol medis yang diterapkan di sana kami upayakan juga diterapkan di Sulawesi Tenggara,” jelasnya. Kerja sama serupa juga dilakukan dengan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional untuk meningkatkan pelayanan di bidang neurologi.
Pengadaan Fasilitas Canggih dan SDM Unggul
Dr. Algazali menyampaikan bahwa rumah sakit terus melengkapi sarana dan prasarana medis yang canggih. “Kami telah memiliki CT Scan 128 slice, yang merupakan salah satu terbesar di Sulawesi Tenggara, dan Cath Lab tercanggih yang mulai beroperasi sejak 2023. Bahkan, Cath Lab ini hadir sebelum alat serupa dimiliki oleh Rumah Sakit Jantung Harapan Kita,” ungkapnya. Selain itu, fasilitas seperti mikroskop bedah dan peralatan modern lainnya juga telah tersedia.
Di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM), rumah sakit kini memiliki dua dokter bedah saraf yang berdomisili di Kendari. Selain itu, tiga putra-putri terbaik Sulawesi Tenggara saat ini sedang menempuh pendidikan spesialis bedah jantung. Dua di antaranya dijadwalkan kembali bertugas pada Oktober atau November 2024 untuk mulai melaksanakan operasi bedah jantung di Kendari.
Dukungan Pemerintah dan Program Protokolsip
Langkah strategis rumah sakit ini didukung penuh oleh Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto, bersama Sekretaris Daerah Asrun Lio, dan para stakeholder lainnya. Selain itu, Kementerian Kesehatan turut memberikan dukungan melalui program Protokolsip. Program ini dirancang untuk mendukung daerah yang membutuhkan tenaga medis ahli dan telah diimplementasikan pada 6–7 Desember 2024.
“Dukungan dari pemerintah pusat hingga daerah sangat berarti bagi kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan, Bapak Menteri, Bapak Gubernur, serta seluruh pihak yang telah membantu kami mewujudkan visi besar ini,” ujar Dr. Algazali.
Dengan langkah strategis ini, Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah, dan Otak Oputa Yi koo Sulawesi Tenggara terus berupaya menjadi pusat layanan kesehatan unggulan bagi masyarakat di Sulawesi Tenggara dan sekitarnya.
reporter: donnie