BUSEL, MEDIAKENDARI.com – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., turun langsung ke Kabupaten Buton Selatan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif pasca insiden keributan yang terjadi usai Turnamen Mini Football Batauga Cup 2026.
Kunjungan kerja Wakapolda Sultra berlangsung pada Senin malam (5/1/2026) sekitar pukul 19.30 WITA di Markas Batalyon B Pelopor Brimob Batauga, Kelurahan Lakambau, Kecamatan Batauga. Kehadiran Wakapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sultra dan disambut jajaran Polres Buton serta personel Brimob Batauga.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Direktur Intelkam Polda Sultra Kombes Pol Andi Hermawan, Kabid Propam Polda Sultra Kombes Pol Eko Tjahyo Untoro, Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha, Wakakapolres Buton Kompol Yulianus, serta Danyon B Pelopor Brimob Batauga Kompol Bahtiar beserta pejabat terkait lainnya.
Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha menjelaskan bahwa kunjungan Wakapolda Sultra bertujuan untuk memantau langsung situasi kamtibmas pasca insiden yang terjadi di Lapangan Lakarada, Kecamatan Batauga, Minggu (4/1/2026) sore. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan soliditas antar-satuan.
“Wakapolda Sultra ingin memastikan bahwa kondisi keamanan di wilayah hukum Polres Buton tetap terkendali dan tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih luas,” ujar Kapolres.
Dalam arahannya, Wakapolda Sultra menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, kedewasaan, serta sinergitas antar-satuan dalam menjalankan tugas.
Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menahan diri dan mengedepankan pendekatan persuasif demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Buton Selatan.
Kegiatan kunjungan berakhir sekitar pukul 21.00 WITA dan dilanjutkan dengan perjalanan rombongan Wakapolda Sultra menuju Kota Baubau. Hingga kegiatan selesai, situasi keamanan di Kabupaten Buton Selatan dilaporkan aman, terkendali, dan kondusif.
