Reporter : Erlin
Editor : Kang Upik
ANDOOLO – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) menyiapkan tanaman Kakao seluas 15 hektar untuk panen raya pada 9 Oktober 2019 dalam rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS).
Panen raya Kakao itu rencananya akan dipusatkan di Desa Puudambu Kecamatan Benua Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).
Peringatan HPS ini sendiri digelar untuk mempromosikan potensi dan unggulan daerah di dunia International, khususnya di bidang pertanian, perkebunan dan hortikultura serta produk lainnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Pemkab Konsel Nana Sudarna mengungkapkan, saat ini pihaknya fokus melakukan perawatan intensif bersama masyarakat, petugas Dinas Pertanian dan Holtikultura provinsi, dan juga para penyuluh.
BACA JUGA :
- OPINI: Sepanjang Sejarah, Baru Listyo Sigit Mantan Kapolri Yang Dijerat Institusinya Sendiri
- Geger Sultra, Kapolda Himawan Bayu Aji Disorot BEM UHO, Jabatannya Pas di Masa Sadap Presiden Prabowo
- Bidpropam Polda Sultra Sidak ke Personel, Pastikan Bebas Vape dan Judi Online
- Kapolda Sultra Rangkul Komunitas Ojol, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Berantas Kejahatan Jalanan
- Bukan Makar, Yusril Bongkar Pasal yang Jerat Listyo Sigit, Cuma UU Penyadapan dan ITE
- Tak Terhalang Jarak, Kapolres Konsel Sambangi Desa Terpencil Labokeo, Serap Aspirasi dan Keluhan Warga
“Sekarang lagi pemangkasan tanaman yang lainya ada pemupukan, pembuatan parit untuk pupuk. Itu semua sementara dilaksanakan,” jelas Nana saat ditemui awak media pada, Jumat (26/7/2019).
Untuk persiapan panen raya tersebut, kata Nana, sejauh ini progres persiapan sudah mencapai 50 persen. Pasalnya tanaman cokelat tersebut merupakan miliki masyarakat yang telah ada sebelumnya.
“Jadi kita (Pemkab) tinggal memberikan sentuhan pada tanaman. Bukan baru mau menanam ya. Kita berharap kegiatan ini nantinya dapat dipanen Pak Presiden atau Wakil Presiden atau siapapun dari pemerintah pusat,” Terangnya.
Nana juga menuturkan, tak ada tanaman lain yang siapkan selain cokelat, pasalnya hal tersebut telah ditentukan dari pemerintah provinsi untuk dikembangkan disetiap daerah yang ada di Sultra.
“Kegiatan di Desa Puudambu itu bukan pusat ya, itu hanya sebagian kecil untuk penyelenggaraan panen raya dan gelar teknologi. Kegiatan lainya, pameran dan sebagainya digelar di Kota Kendari, semoga saja pak presiden bisa hadir saat puncak acara nanti,” terangya. (B)
