Reporter : Kardin
Editor : Ismed
KENDARI – Melalui Peringatan Hari Kemerdekaan (HUT) Rebublik Indonesia (RI), tanggal 17 Agustus 2019,Kantor Wilayah (Kanwi) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan remisi bagi narapidana sebanyak 1.327 orang.
Pemberian pembebasan dan pemotongan masa tahan tersebut, diberikan pada momentum kemerdekaan RI yang ke 74 yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi di Lapas Kelas IIA Kendari.
BACA JUGA :
- Lima ASN Jadi Tersangka di Dua Kasus Korupsi di Konawe, GERAK SULTRA Pertanyakan Kesungguhan Penyidik Terhadap Kasus Makan Minum Saat Pj Bupati Harmin Ramba Rp, 9, 2 M
- Polres Konawe Tetapkan Lima ASN Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Rp883 Juta
- Gubernur Sultra Rotasi Kepala SMA, Kepsek SMA 4 Kendari di Mutasi Ke Soropia, Ini Daftar Lengkapnya
- Dari Kabid Transmigrasi Jadi Kadis, Lenni Kartika Indah Pimpin Dinas Cipta Karya Sultra
- Dari Kabid Jadi Kadis, Hikmawaty Naik Pimpin Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra
Meski demikian, tidak semua Napi mendapat remisi bebas dan pemotongan masa tahanan, seperti Napi tindak pidana korupsi di perayaan 17 Agustus.
“Napi kasus korupsi tidak kami berikan, berbeda dengan tahanan kasus narkoba, remisi diberikan,” ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Sultra, Sofyan. Sabtu (17/8/2019).
Sofyan juga menambahkan, remisi tersebut diberikan bagi napi yang memiliki kelakuan baik selama berada dalam pembinaan, penilian itu dilakukan selama 6 bulan sebelum diberikan remisi.
“Penilain dilakukan selama 6 bulan terakhir, memang menjadi acuan kami untuk memberikan remisi bebas maupun pemotongan masa tahananan,” jelasnya. (B)
