NEWS

Polresta Kendari Kekurangan Saksi Soal Kasus Pembusuran Depan Kantor Lurah Gunung Jati

1220
×

Polresta Kendari Kekurangan Saksi Soal Kasus Pembusuran Depan Kantor Lurah Gunung Jati

Sebarkan artikel ini

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Pembusuran yang terjadi kepada seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial AK (31) depan Kantor Lurah Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa hari lalu yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) hingga saat ini pihak kepolisian belum dapat mengungkap pelaku misterius tersebut.

Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fathurahman mengatakan, pihaknya belum dapat mengungkap siapa OTK tersebut. Hal itu disebabkan kurangnya bukti berupa saksi yang dapat membantu pihak kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.

“Kurangnya, saksi-saksi dan tidak ada petunjuk lain, seperti CCTV, mengakibatkan kesulitan untuk pembuktian kami,” ungkap Kombes Pol Eka saat dikonfirmasi oleh mediakendari.com melalui pesan whatsapp, Jumat (21/10/2022).

Namun demikian, pihaknya terus berupaya untuk mengungkap kasus tersebut dan terus melakukan kordinasi dengan pihak masyarakat untuk membantu jalannya penyelidikan.

Selain itu, kata dia, Polresta Kendari juga akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pengamanan di Kota Kendari agar selalu terciptanya kondisi aman, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa nyaman.

Diketahui, sebelumnya AK mendapat serangan tukang busur misterius tepat mengenai pada punggung belakang sebelah kanan saat hendak pergi membeli tabung gas dengan menggunakan motor di depan Kantor Kelurahan Gunung Jati.

“Tiba-tiba ada OTK langsung membusur. Tapi, korban tidak melihat pelaku,” ujarnya.

Lanjutnya, dengan jumlah personel yang terbatas, Polresta Kendari akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat agar dapat membantu tugas-tugas kepolisian dan menciptakan keamanan di Kota Kendari.

“Bahwasannya, dengan keterbatasan klah personel polri, tidak maksimal untuk mengamankan seluruh pelosok dan jengkal wilayah Kota Kendari. Untuk itu, harus ada peran serta partisipasi dari masyarakat,” katanya.

Reporter : Muhammad Ismail

You cannot copy content of this page