Laporan : Jaspin
Editor : Kang Upi
TIRAWUTA – Anggota Pramuka dari Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan evakuasi warga yang menjadi korban banjir di Desa Anambada, Kecamatan Dangia, Rabu (12/6/2019) siang tadi.
Evakuasi tersebut merupakan bagian dari aksi ‘Gerakan Pramuka Peduli Bencana (GPPB)’ bentukan dan binaan, istri Bupati Koltim H. Tony Herbiansyah, Surya Hutapea, untuk turut ambil memberikan bantuan serta pelayanan bagi korban banjir.
Koordinator GPPB, Jefri Putrawan menjelaskan, timnya bekerjasama dengan hak terkait untuk terus memberikan bantuan bagi korban banjir, baik berupa bahan makanan dan pakaian.
Selain itu, timnya juga mengevakuasi warga dengan menggunakan perahu karet, khususnya ibu dan anak-anak untuk dibawa ke tempat aman yang terhindar dari banjir.
Baca Juga :
- Jembatan Rusak di Poleang Utara Kembali Makan Korban, Warga Desak Perbaikan Permanen
- Dirlantas Polda Sultra Bahas Pengamanan UCLG ASPAC 2026 Bersama Wali Kota Kendari
- Epson Indonesia Resmikan Solution Center di Surabaya, Perluas Akses Teknologi bagi Pelanggan Jawa Timur
- Epson Perkenalkan Solusi Printing Hemat Energi dan Ramah Lingkungan untuk Bisnis
- Perum Bulog dan Pemerintah Konawe Salurkan Bantuan Pangan kepada Masyarakat Miskin
- Nur Alam Gelar Buka Puasa Bersama Santri dan Anak Yatim di Masjid Al Alam Kendari
‘‘Bersama seluruh pengurus dan adik-adik pramuka yang lain, dengan iklas dan penuh keprihatinan, membantu para korban ini. Minimal menghindarkan mereka agar terhindar dari bahaya banjir ini,’’ ujarnya disela proses evakuasi warga Anambada.
Dikatakannya, sejak musibah banjir melanda, Surya Hutapea yang juga menjabat Kadis Dikmudora sudah menyampaikan kepada seluruh pengurus Pramuka Koltim, untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.
“Ini merupakan bentuk kepedulian untuk kemanusian. Sebab ini merupakan musibah yang tidak pernah kita tahu sebelumnya,” tuturnya. (A)
