Laporan : Jaspin
Editor : Kang Upi
TIRAWUTA – Anggota Pramuka dari Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan evakuasi warga yang menjadi korban banjir di Desa Anambada, Kecamatan Dangia, Rabu (12/6/2019) siang tadi.
Evakuasi tersebut merupakan bagian dari aksi ‘Gerakan Pramuka Peduli Bencana (GPPB)’ bentukan dan binaan, istri Bupati Koltim H. Tony Herbiansyah, Surya Hutapea, untuk turut ambil memberikan bantuan serta pelayanan bagi korban banjir.
Koordinator GPPB, Jefri Putrawan menjelaskan, timnya bekerjasama dengan hak terkait untuk terus memberikan bantuan bagi korban banjir, baik berupa bahan makanan dan pakaian.
Selain itu, timnya juga mengevakuasi warga dengan menggunakan perahu karet, khususnya ibu dan anak-anak untuk dibawa ke tempat aman yang terhindar dari banjir.
Baca Juga :
- Bengkel Seni FISIP UHO Bangkit! Resmi Lantik 73 Anggota Baru di 5 Divisi, Siap Guncang Panggung Seni Kampus
- Jelang HUT ke-75 Humas Polri, Kabag SDM Polres Konsel AKP Sriyanto Pimpin Bakti Sosial di Gereja Siloam : Indahnya Toleransi Polri Bersama Masyarakat
- Bukan Razia, Bukan Penindakan, Fenomena Polri di Jalan di Sultra: Kapolda Atur Lalin, Wakapolda Apel di SMA, Kapolres Konawe Sebrangkan Siswa
- Gerebek Tengah Malam Buta! Polres Konawe & BNNK Sikat Sarang Narkoba di Uepai, 57 Paket Sabu 31 Gram Diamankan, Bandar Kabur.
- Gatur Lalin Kapolres Konawe, Pastikan Keselamatan Anak Sekolah dan Masyarakat
- Gubernur LIRA Sultra Salut Kapolda Himawan Mau Turun ke Jalan! Harap Kapolres Ikuti Jejaknya
‘‘Bersama seluruh pengurus dan adik-adik pramuka yang lain, dengan iklas dan penuh keprihatinan, membantu para korban ini. Minimal menghindarkan mereka agar terhindar dari bahaya banjir ini,’’ ujarnya disela proses evakuasi warga Anambada.
Dikatakannya, sejak musibah banjir melanda, Surya Hutapea yang juga menjabat Kadis Dikmudora sudah menyampaikan kepada seluruh pengurus Pramuka Koltim, untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.
“Ini merupakan bentuk kepedulian untuk kemanusian. Sebab ini merupakan musibah yang tidak pernah kita tahu sebelumnya,” tuturnya. (A)











