PWI Sultra Sambut Integrasi Website PWI Pusat dan Daerah, News Room Dinilai Perkuat Organisasi
KENDARI, Mediakendari.com– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyambut positif rencana PWI Pusat mengembangkan website terintegrasi yang menghubungkan PWI Pusat dengan PWI seluruh daerah.
Integrasi tersebut dinilai membuka ruang lebih besar bagi PWI Sultra untuk memperkuat sistem informasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas pengelolaan konten digital melalui pembentukan News Room.
Rencana tersebut dipaparkan Ketua PWI Pusat Ahmad Munir bersama Sekjen PWI Pusat M. Slamet, Selasa (22/9/2026). Dalam pemaparan itu, website PWI tidak hanya diarahkan sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi menjadi bagian dari sistem kerja organisasi yang melibatkan PWI Pusat dan daerah.
Selain pengembangan website, PWI Pusat juga membuka program magang di News Room sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa, wartawan, maupun calon pengelola media digital di lingkungan PWI.
Melalui konsep integrasi ini, PWI daerah akan menjadi bagian dari ekosistem informasi nasional. Website daerah tidak lagi berjalan sendiri, melainkan terhubung dengan sistem yang dibangun secara bersama dari pusat hingga daerah. Program tersebut direncanakan diluncurkan pada 1 Oktober 2026 bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila.
Penguatan platform digital sendiri sebelumnya telah menjadi agenda PWI Pusat. Dalam rapat khusus pengurus harian pada Mei 2026, PWI Pusat membahas optimalisasi website resmi serta pembentukan tim penanggung jawab website dan susunan keredaksian agar pengelolaan konten berjalan profesional dan berkelanjutan.
Ketua PWI Sultra Sarjono mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian penting dalam menjawab kebutuhan organisasi di tengah perkembangan teknologi informasi.
“Kami mengapresiasi langkah strategis PWI Pusat ini. Website bukan hanya menjadi etalase organisasi, tetapi harus menjadi bagian dari sistem kerja yang menghubungkan PWI Pusat dengan daerah. Dengan adanya News Room, program yang terstruktur dan pelaksanaan yang jelas, daerah akan memiliki ruang untuk berkembang bersama dalam satu ekosistem informasi PWI,” kata Sarjono.
Menurutnya, potensi informasi dari daerah cukup besar sehingga dibutuhkan sistem yang mampu menghubungkan produksi informasi di daerah dengan platform organisasi secara nasional.
“Yang terpenting adalah bagaimana sinergi pusat dan daerah ini berjalan. Kalau perlakuannya sama, daerah juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan informasi, termasuk melalui program magang dan News Room,” ujarnya.
Sarjono berharap, integrasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat posisi daerah dalam sistem informasi organisasi PWI sekaligus mendorong transformasi digital yang tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi berkembang hingga ke seluruh daerah.
“Website dan News Room diharapkan tidak berhenti sebagai perangkat teknologi, melainkan menjadi bagian dari sistem kerja organisasi yang memperkuat komunikasi, produksi informasi, pembelajaran, dan sinergi PWI Pusat dengan PWI daerah,” tutup Sarjono.
Laporan : Redaksi
