oleh

Ramadhan , Sebagian Sopir Grab di Kendari Mengaku Sepi Penumpang

Laporan: Herdin

Editor : Taya

KENDARI – Sepinya penumpang pada Bulan Ramadhan kini dirasakan sejumlah pengemudi Grab di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Mereka mengaku sepinya penumpang karena banyaknya tempat hiburan malam yang tutup saat Ramadhan.

“Penumpang Grab sendiri banyak berasal dari tempat hiburan malam,” ujar salah seorang pengemudi Grab kepada mediakendari.com, Andi, Sabtu (18/5/2019).

Andi mengatakan, jika tempat hiburan malam ditutup maka, akan cukup berpengaruh pada sumber pendapatan.

“Di bulan Ramadhan ini banyak tempat hiburan malam tutup dan itu sangat berpengaruh sekali, penumpang sepi”keluhnya.

Jika pada hari biasa, ia bisa meraup Rp. 400 – 500 ribu setiap harinya. Sedangkan pada bulan Ramadhan Andi hanya mendapatkan uang berkisar Rp. 100 ribu per hari.

“Banyak dari sopir Grab tetap bersyukur karena meskipun sepi penumpang penghasilan tetap kami bisa peroleh,” katanya.

Hal senada diutarakan Driver Grab, Muhamad Rifal Musri. Ia mengatakan pendapatan saat Ramadhan menurun hingga Rp. 150 ribu per hari. Padahal kata dia, sebelum ia bisa mengumpulkan hingga Rp. 500 ribu per harinya.

“Karena puasa, orang mungkin malas keluar rumah. Selain itu, banyak juga tempat hiburan ditutup,” katanya kepada mediakendari.com saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Meski demikian, ia tetap bersyukur karena masih diberikan rejeki. “Saya tetap bersyukur berapa pun saya dapat,” tutupnya. (a)

Terkini