Reses Dewan Sultra Ali Mardan di Buteng Banjir Aspirasi

Daerah, NEWS443 dibaca

Reporter: Syaud Al Faisal
Editor: Kardin

LABUNGKARI – Reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mardan dari Fraksi PKB banjir aspirasi saat digelar di Kecamatan Mawasangka Timur, Kabupaten Buton Tegah (Buteng), pada Selasa 4 Februari 2020.

Mengawali kegiatan reses, Ali Mardan menyampaikan, saat ini semua anggota DPRD Sultra sedang melaksanakan reses termasuk dirinya, tentunya reses perdana itu sebisa mungkin masyarakat menyampaikan harapannya ke depan.

“Reses ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRD. Dalam setahun sebanyak tiga kali, anggota dewan turun ke Dapil untuk bertemu konstituen, menjaring informasi untuk kemudian disalurkan,” tutur Ali Mardan.

Lanjut Ali Mardan menjelaskan, dari semua masukan dan pendapat masyarakat akan dihimpun melalui reses, kemudian akan direkap dan dibuat laporan, lalu diteruskan pada pimpinan di DPRD Sultra.

Bermacam masukan seperti pengadaan fasilitas umum, pembangunan infrastruktur, bahkan dukungan moral disampaikan oleh masyarakat dalam reses tersebut.

“Menyimak keluh-kesah, pendapat warga, itu memang tugas dan tanggung jawab sebagai anggota dewan. Dalam kegiatan ini saya fokus mendengarkan untuk kemudian disalurkan. Bukan sekedar mengadakan pertemuan tanpa hasil membangun,” paparnya.

Atas itu, Anggota Komisi I DPRD Sultra ini membeberkan, aspirasi dari masyarakat sangat banyak, baik itu terkait sarana-prasarana desa, misalnya kondisi desa, jembatan, jalan dan masih banyak lagi. Meski demikian katanya, semua aspirasi masyarakat dan harapannya akan ditindaklanjuti secara maksimal.

“Saya tidak memberi janji muluk, semua yang subtansial saya akan perjuangkan. Tetapi yang memang tidak masuk dalam skala prioritas tidak bisa disalurkan, tetap kita sampaikan,” pungkasnya.

Reses di luar masa sidang tersebut, turut dihadiri Camat, Hermansyah serta Kapolsek Mawasangka Timur, IPDA Musrifin, Kepala SDN 01 Mawasangka Timur, Antaludin, Kepala Desa Batubanawa, Zainudin, Ketua BPD Desa Lagili, Muhammad Hata serta warga setempat. (b)