KONAWE, MEDIAKENDARI.com – Sejarah baru tercipta di Kabupaten Konawe, dalam suasana rapat paripurna yang hangat dan penuh semangat, DPRD Konawe bersama Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., resmi mengetuk palu pengesahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Inilah dokumen strategis yang bakal menjadi arah pembangunan Konawe selama lima tahun ke depan dan lebih dari itu, jadi tonggak transformasi besar menuju daerah yang lebih maju dan bersahaja.
Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., M.M., berjalan penuh khidmat. Ia didampingi dua Wakil Ketua, Nuryadin Tombili, S.T. dan Nasrullah Faizal, S.H.
Hadir pula Bupati Yusran Akbar bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres AKBP Noer Alam, S.I.K., perwakilan Kejari, Sekda Dr. Ferdinand, Kepala Bappeda Sriany, para kepala OPD, serta mayoritas anggota dewan aktif.
Laporan akhir dari Ketua Pansus RPJMD, Ir. H. Majenuddin, M.Si., menyimpulkan bahwa setelah melalui proses panjang dari diskusi hingga kajian teknis tim pansus sepakat mengesahkan dokumen tersebut sebagai Peraturan Daerah.
“Pansus DPRD menerima dan menyetujui RPJMD ini untuk ditetapkan sebagai Perda,” tegas Majenuddin, politisi Partai Bulan Bintang.
Dalam pidatonya yang penuh energi, Bupati Yusran menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menekankan bahwa RPJMD bukan sekadar formalitas hukum, melainkan panduan utama pembangunan yang berpihak pada rakyat.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada seluruh anggota DPRD. RPJMD ini disusun bukan asal jadi, tapi lewat proses panjang, terbuka, dan partisipatif. Kita ingin hasilnya menyentuh langsung apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ucap Yusran dengan semangat.
Yusran menekankan bahwa arah pembangunan lima tahun ke depan akan dirancang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Dalam dokumen RPJMD ini, tertuang enam misi besar yang siap mengubah wajah Konawe:
1. Upgrade SDM Konawe
Fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Mulai dari program beasiswa, pembentukan Sekolah Rakyat, perlindungan pekerja rentan lewat BPJS, hingga penghargaan untuk aparat desa dan tokoh adat melalui kenaikan honor.
2. Ekonomi yang Tahan Banting dan Kompetitif
Pemerintah menargetkan transformasi ekonomi berbasis pertanian modern, peternakan terintegrasi, dan pariwisata budaya tahunan yang bisa menjadi motor penggerak pendapatan masyarakat.
3. Birokrasi Cerdas dan Bersih
Transformasi pelayanan publik lewat digitalisasi melalui program Smart Konawe, serta sistem penghargaan dan sanksi untuk meningkatkan performa dan akuntabilitas aparatur sipil negara.
4. Kearifan Lokal sebagai Identitas
Pelestarian budaya lokal tak hanya dijaga, tapi juga dijadikan fondasi ketahanan sosial masyarakat Konawe.
5. Infrastruktur Merata, Kota Desa Sama Rasa
Pembangunan dilakukan secara seimbang dan menyeluruh termasuk pembangunan Jembatan Morosi, pelabuhan komersial, alun-alun Unaaha, dan Islamic Center di kawasan MTQ.
6. Hijaukan Konawe Lewat Kampung Tematik Durian
Program unggulan berbasis lingkungan ini menekankan pelestarian hutan dan sungai dengan pelibatan aktif masyarakat desa.
Untuk menjamin implementasi berjalan optimal, Bupati Yusran memaparkan lima komitmen kunci Pemkab Konawe:
• Menjalankan setiap program dengan penuh integritas.
• Sinkronisasi maksimal antara RPJMD, RKPD tahunan, dan rencana kerja tiap SKPD.
• Membangun sistem monitoring dan evaluasi yang gesit dan adaptif.
• Memperkuat koordinasi berkelanjutan dengan DPRD.
• Menyajikan laporan perkembangan secara transparan kepada DPRD dan publik.
“Saya harap DPRD terus jadi mitra strategis yang kritis, objektif, dan konstruktif. Kolaborasi ini penting agar pembangunan tidak melenceng dari kebutuhan rakyat,” ajak Yusran.
Menutup pidatonya, Yusran menyerukan semangat gotong royong lintas sektor. Bagi dia, RPJMD ini bukan akhir tapi awal dari langkah besar Konawe menuju level nasional bahkan internasional.
“Mari kita jadikan momen ini sebagai titik tolak perubahan besar. Konawe harus bersiap jadi daerah yang bukan cuma bersaing di level nasional, tapi juga unjuk gigi di level internasional,” pungkasnya.
