KENDARIMETRO KOTAPEMERINTAHANPEMPROV

Satu Tahun ASR–Hugua Pimpin Sultra, Fondasi Pembangunan Mulai Terlihat

64
Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka bersama Wakil Gubernur Hugua saat memaparkan capaian program pembangunan tahun pertama pemerintahan ASR–Hugua di Kendari, Jumat (20/2026).

KENDARI, MEDIAKENDARI – Memasuki tahun pertama kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka bersama Wakil Gubernur Hugua, arah pembangunan Provinsi Sulawesi Tenggara mulai menunjukkan progres di sejumlah sektor strategis.

Duet yang dikenal dengan sebutan ASR–Hugua ini menjalankan pendekatan pembangunan yang menitikberatkan pada kerja nyata dan penguatan fondasi daerah. Sejumlah program prioritas mulai direalisasikan sepanjang tahun pertama pemerintahan.

Di sektor infrastruktur, Pemerintah Provinsi Sultra mendorong percepatan konektivitas antarwilayah melalui program JAMAAH (Jalan Mulus Antar Wilayah). Program ini difokuskan pada peningkatan akses transportasi dan distribusi ekonomi.

Beberapa ruas jalan strategis mulai ditingkatkan, termasuk di Kabupaten Muna, seperti Labunti–Bangun Sari serta Bonea–Kombungo–Labone. Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan diarahkan agar wilayah daratan maupun kepulauan memperoleh perhatian yang proporsional.

Penataan kawasan MTQ di Kendari juga dilakukan melalui rehabilitasi bangunan, pembenahan jalur pedestrian, penataan lapak UMKM, serta peningkatan fasilitas parkir guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kendari, pembangunan jaringan perpipaan di Baubau, serta peningkatan layanan air di Kolaka Utara menjadi bagian dari program pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Pemerintah daerah turut mendukung pembangunan gedung tahanan dan barang bukti Polda Sultra serta pengembangan sarana kepolisian. Fasilitas militer seperti Mako Lanud Pangkalan TNI Halu Oleo dan sarana Korem 143/Halu Oleo juga masuk dalam agenda pembangunan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan sebagai salah satu prasyarat pertumbuhan investasi dan pembangunan daerah.

Di sektor pertanian dan peternakan, pemerintah menyalurkan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani melalui dukungan anggaran daerah dan pemerintah pusat. Mekanisasi diharapkan meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja petani.

Pemerintah juga mulai menata data produksi serta kebutuhan konsumsi pangan seperti daging sapi, ayam, dan telur sebagai dasar perencanaan kebijakan untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Bidang pendidikan menjadi salah satu fokus utama. Sejumlah SMA dan SMK menerima bantuan mobiler, perangkat teknologi pembelajaran, komputer, hingga perlengkapan laboratorium dan olahraga. Ribuan seragam juga disalurkan kepada siswa di berbagai daerah.

Di SMKN 7 Kendari, pemerintah menghadirkan fasilitas Ship Bridge Simulator guna memperkuat pendidikan berbasis kemaritiman. Sekolah luar biasa juga mendapat dukungan alat praktik dan perangkat teknologi pembelajaran.

Program berskala nasional seperti pembangunan Sekolah Unggul Garuda direncanakan berdiri di Konawe Selatan di atas lahan sekitar 20 hektare. Sementara itu, Sekolah Rakyat Terpadu 70 Kendari telah beroperasi sejak September 2025 dengan sistem pendidikan berasrama.

Meski sejumlah program telah berjalan, berbagai tantangan masih dihadapi, mulai dari pengurangan angka kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, penguatan industri daerah, hingga pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Pemerintah menilai pembangunan membutuhkan proses dan konsistensi program jangka panjang. Tahun pertama ini dipandang sebagai tahap awal dalam membangun fondasi pembangunan daerah.

Secara umum, situasi politik pemerintahan relatif stabil sehingga pelaksanaan program dapat berjalan tanpa gejolak berarti.

Satu tahun kepemimpinan ASR–Hugua menunjukkan bahwa roda pembangunan di Sulawesi Tenggara mulai bergerak melalui penguatan infrastruktur, pendidikan, pertanian, dan dukungan terhadap stabilitas keamanan.

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version