oleh

Sekretaris KNPI Muna Sebut Hirarki Kepengurusan Adi Murad Mbalelo

-NEWS-612 dibaca

MUNA – Sekretaris DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Muna, LM. Mukhlis Imam Bangsawan sebut hirarki kepengurusan Laode Adi Murad sangat jelas tidak konsisten alias mbalelo.

Pasalnya, pemuda yang akrab disapa Mian itu menyoroti tindakan tidak etis Adi Murad yang terkesan mempermainkan marwah organisasi KNPI sesuka hati, lantaran tingkah nyelenehnya yang masih mengaku sebagai Ketua DPD KNPI Muna.

“Masa jabatan berakhir 2020, tidak ada SK perpanjangan tapi dikegiatan kemarin Bung Adi mengaku itu adalah kegiatan diakhir masa jabatan? ini sudah kelewatan Bung,” kata Mian, Senin 17 Januari 2022.

Mian menjelaskan, Adi Murad disebut mbalelo sebab di DPP KNPI mengaku adalah versi Bung Haris Pertama namun di DPD KNPI Sultra berbeda lagi, ia mengaku berada diversi Alvin Akawijaya Putra anak Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Baca Juga : Minat Belajar Anak Desa Wawatu Meningkat Setelah Hadirnya SIC

“Awalnya mengaku versi Bung Haris Pertama tapi mengikuti musda versi Alvin yang ditolak DPP KNPI. Padahal DPD KNPI Sultra versi Haris Pratama adalah Bung Amsar. Sekarang sebagai pengurus KNPI Muna bung Adi pakai SK yang mana? coba diperlihatkan karena Ini harus dibuka ke publik agar menjadi pelajaran berorganisasi dengan tertib dan mengikuti AD/ART,” tukas Mian.

Padahal saat ini DPD KNPI Muna tengah mempersiapkan regenerasi kepengurusan melalui musyawarah daerah (Musda) yang rencananya digelar Februari 2022. Sejumlah agenda telah dilakukan terutama menggelar kegiatan yang bertujuan menghidupkan kembali peran kepemudaan di Muna, dimana sejumlah organisasi kepemudaan (OKP), DPK, dan organisasi lainnya ikut terlibat.

Ditemui terpisah, Wakil Sekretaris DPD KNPI Sultra Bidang Sosial dan Kemasarakatan, Stevan Al Abdi, mengaku heran dengan sikap mbalelo yang ditunjukan Adi Murad.

Baca Juga : Minat Belajar Anak Desa Wawatu Meningkat Setelah Hadirnya SIC

Karena sebelumnya dikabarkan bahwa Adi Murad meminta agar mendapat SK Perpanjangan namun akhir-akhir ini mengaku berada dikubu lain.

“Luar biasa aturan organisasi dia buat sendiri bung Adi, mana sudah tidak ada LPJ dan tidak menggelar musda hingga akhir masa jabatan kemudian mengaku tidak mengenal kepengurusan Bung Amsar padahal berusaha kiri-kanan untuk mendapatkan SK baru dari Bung Amsar. Orang begini berbahaya,” sindir Stevan.

Sebelumnya DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengecam tindakan Laode Adi Murad yang masih mengaku sebagai Ketua KNPI Kabupaten Muna.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua KNPI Provinsi Sultra, Amsar pada Kamis, 30 Desember 2021 lalu, menyusul tindakan Laode Adi Murad yang beberapa kali membawa embel-embel KNPI di ruang publik akhir-akhir ini.

Untuk diketahui, MediaKendari.Com sebelumnya telah berupaya menghubungi Adi Murad melalui whatspp, sempat membuat janji untuk klarifikasi tudingan atas dirinya, namun sayangnya itu tak kunjung terealisasi.

Penulis : Arto Rasyid

Terkini