Reporter : Kardin
Editor : Def
KENDARI – Serikat Tani Nasional (STN) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyayangkan sikap Gubernur Sultra, Ali Mazi yang tidak kunjung menemui masyarakat Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) dalam aksi pencabutan IUP tambang.
Baca Juga :
- Wakapolda Sultra Ajak Kolaborasi Lintas Sektoral Atasi Masalah Pekerja Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran
- Tak Terhalang Jarak, Kapolres Konsel Sambangi Desa Terpencil Labokeo, Serap Aspirasi dan Keluhan Warga
- Isu Sadap Prabowo Meledak! Listyo Sigit hingga Tiga Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap, Mabes Polri : Nanti Kami Cek
- Mediator Hukum Sri Wulandari, S.H., M.H.,C.Me : Kritik Ridwan Bae ke Gubernur ASR Adalah Masukan Positif, Bukan Ranah Kadis Pariwisata
- Jubir Kerajaan Moronene Keuwia Bantah Narasi “Tanah Raja”: Tegaskan Tak Pernah Jual Tanah Warisan Masyarakat
- Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dilaporkan ke KPK! Diduga Terima Aliran Dana Tambang Rp 2,09 Triliun PT TMS
Ketua STN Sultra, Ashudin menuturkan, kekerasan hati Ali Mazi yang tidak pernah menemui masyarakat Konkep menunjukan ketidak berpihakannya terhadap tuntutan masyarakat Wawonii terkait pencabutan 15 IUP tambang.
“Ini bukanlah akhir perjuangan masyarakat Wawonii, sepanjang semua IUP di Konkep belum dicabut,” tegasnya.
Ashuddin juga memberi apresiasi kepada Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas yang mau menemui massa aksi serta memberi semangat terhadap kelanjutan perjuangan masyarakat Wawonii.
“Aksi heroik Lukman Abunawas hari ini patut kita apresiasi yang sudah memberi semangat luar biasa demi kelanjutan perjuangan,” tuturnya.
Untuk diketahui, Serikat Tani Nasional sendiri merupakan organisasi yang terlibat langsung dalam Front Rakyat Sultra Bela Wawonii (FRSBW) guna pencabutan seluruh IUP di Konkep. (A)
