oleh

Stop! Jangan Asal Unduh di Internet!

-NEWS-44 dibaca

Kolaka Utara, 9 November 2021 – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Si berkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 9  November 2021 di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema saat ini adalah “Hati-hati Menyebar Data Pribadi”.

Empat orang narasumber tampil dalam seminar ini, yaitu Taufik RL Bau selaku akademisi; Hardianto Djanggih selaku dosen Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia; Muhammad Yunus selaku trainer Google News Initiative Network; serta Akbar Rizki Datau selaku duta bahasa dan wisata Provinsi Gorontalo. Diskusi tersebut dimoderatori oleh Jihan Novita. Kegiatan yang diadakan secara gratis ini diikuti oleh 623 peserta dari berbagai kalangan usia dan profesi. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Materi pertama dibawakan Rahmat Taufik RL Bau dengan judul “Software & Hardware: Pengenalan Fitur Proteksi”. Untuk memastikan keamanan perangkat, Rahmat menyarankan agar masyarakat menggunakan autentikasi dua faktor yang berfungsi untuk melindungi akun lebih jauh dengan memastikan bahwa siapapun yang berusaha untuk mengakses akun tersebut adalah Anda sendiri dan bukan orang lain. Terdapat juga cara alternatif untuk mengetahui apakah perangkat ataupun akun kita telah terproteksi, salah satunya adalah dengan menggunakan antivirus.

Pramuka

Selanjutnya, sesi pemaparan materi dilanjutkan Akbar Rizki Datau dengan tema “Bijak Mengunduh Tanpa Meninjau Sesuatu melalui Internet”. Akbar menjelaskan bahwa mengunduh sesuatu secara asal di internet tanpa meninjau alamat unduhan dapat menyebabkan masuknya virus/malware ke dalam perangkat kita dan mempengaruhi kinerja gawai sekaligus mencuri data pribadi. Ciri-ciri dari perangkat yang sudah terkena virus diantaranya yaitu kinerja perangkat yang menjadi lambat, banyak iklan yang sering muncul dan mengganggu, serta banyaknya muncul pesan singkat yang tidak dikenal. 

Pemateri ketiga adalah Hardianto Djanggih dengan tema “Aspek Hukum Perlindungan Data Pribadi”. Hardianto menuturkan alasan mengapa individu dapat mengalami kebocoran data pribadi. Menurutnya, hal tersebut disebabkan oleh adanya kelemahan sistem serta kurangnya pengawasan dari pemilik data itu sendiri. Penyalahgunaan data pribadi dapat mengakibatkan kerugian bagi pemilik data dan merupakan suatu pelanggaran hukum dalam bidang teknologi informasi.

Muhammad Yunus menutup sesi pemaparan materi dengan tema “Menjaga Data Pribadi”. Data pribadi adalah data perseorangan tertentu yang disimpan, dirawat, dan dijaga kebenaran serta dilindungi kerahasiaannya. Data pribadi dapat berupa KTP, Kartu Keluarga, Kartu ATM, data dalam telepon genggam, dan masih banyak lagi. Untuk menjaga data pribadi agar tidak bocor, Yunus menghimbau agar masyarakat menyeleksi aplikasi yang ada di perangkatnya serta mengganti kata sandi untuk akses data dan aplikasi secara berkala, setidaknya setiap 3 bulan.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh. Para peserta tampak antusias dan mengirimkan banyak pertanyaan. Panitia memberikan uang elektronik senilai Rp 100.000 bagi sepuluh penanya terpilih.

Webinar literasi digital ini mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Salah satunya menanyakan apakah semua virus di dunia komputer dapat dibetulkan. Menanggapi pertanyaan tersebut, Rahmat menjawab bahwa virus yang masuk ke dalam komputer dapat dibersihkan dengan penggunaan anti virus.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

***

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:

Humas Literasi Digital Sulawesi

Email           : [email protected]

Website      : https://event.literasidigital.id

Instagram   : @siberkreasisulawesi

Twitter        : @SiberkreasiSul

Facebook    : Siber Kreasi Sulawesi

 

Penulis : Redaksi

Terkini