Reporter : Ruslan
Editor : Taya
KENDARI – Masalah penyegelan Puskesmas Jati Raya yang terletak di Jalan Tina Orima, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa pagi (2/4/2019), Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir turun langsung komunikasi dan berdialog dengan para tukang yang menyegel puskesmas tersebut.
Sulkarnain mengatakan, masalah penyegelan tersebut terkait administrasi keuangan karena pengerjaan Puskesmas itu melebihi masa kontrak sehingga dari Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan melarang untuk melakukan pembayaran.
“Jadi harus diberikan penilaian dan evaluasi dulu karena ada denda keterlambatan itu yang menyebabkan sehingga bagian keuangan menahan jangan sampai dendanya tidak dibayar. Tapi semua itu kami sudah jelaskan kepada mereka,” jelas Sulkarnain kepada mediakendari.com, Minggu (7/4/2019).
Sulkarnain menegaskan, pihaknya memahami adanya kebutuhan bagi pekerja lapangan. “Mereka kerja untuk makan untuk hari itu juga kemudian haknya terlambat wajar kalau mereka melakukan aksi-aksi seperti itu. Alhamdulillah kita bisa respon dengan cepat dan semuanya sudah selesai hari itu juga,”katanya.
Untuk penyaluran dana itu menjadi urusan dan tanggung jawab pihak ketiga dalam hal ini kontraktor. Alumni Ilmu Ekonomi Pascasarjana UHO ini menambahkan, pihaknya hanya mengikuti administrasi keuangan yang berlaku di Pemerintahan.
Baca Juga :
- Apresiasi Penanganan Tipikor, Ampuh Desak Kajati Sultra Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Tower Bank BPD Sebesar Rp 7, 7 Miliar
- Sempat Bersitegang Antara Pedagang dan Petugas, Ratusan Lapak Bensin Eceran di Sekitar SPBU Andonohu Ditertibkan
- Gebrakan Baru Mahasiswa Jurnalistik, Siswa SMAN 10 Kendari Diperkenalkan Cara Cerdas Menyaring Konten AI Pemilu
- Dari Kabid Transmigrasi Jadi Kadis, Lenni Kartika Indah Pimpin Dinas Cipta Karya Sultra
- Polemik 5 Bokeo Mekongga Mencuat, LAT: Rusak Tatanan Budaya Suku Tolaki
- Informa Kendari Tebar Promo Besar-Besaran, Cashback Hingga Rp 9 Juta Untuk Furniture Kamar Tidur
“Kita ini hati-hati betul karena sekarang pengelolaan keuangan di Pemerintahan kita hati-hati saja belum selamat, maka dari itu kita ikuti regulasinya, penuhi semua persyaratannya kalau kita sudah penuhi semuanya Insya Allah selamat,” tutupnya. (A)
