Reporter : Rahmat R.
Editor : Taya
KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) membutuhkan Rp. 109 miliar untuk memulihkan infrastruktur atas kerugian bencana alam banjir di empat wilayah yakni, Konawe Utara (Konut), Konawe, Kolaka Timur (Koltim) dan Konawe Selatan (Konsel).
Demikian disampaikan Plt. Kadis Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra, Abdul Rahim beberapa waktu lalu.
Kata dia kisaran anggaran itu adalah hasil identifikasi dan akumulasi terhadap infrastruktur yang diakibatkan oleh banjir.
“Ini adalah akumulasinya biaya perbaikan jalan, jembatan, sungai kemudian saluran irigasi. Hitungan pemerintah butuh dana sekitar Rp. 109 miliar. Untuk mengembalikan kondisi fisik infrastruktur seperti semula,” katanya kepada awak media.
Baca Juga :
- Rasmin Jaya, Mahasiswa Asal Muna Barat, Terbitkan Buku “Transformasi dan Wacana di Era Distrupsi”
- Janji Smelter Dipertanyakan, AMPUH Sultra Soroti Operasional PT SCM di Routa
- IBI Sultra Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pelayanan Kesehatan
- Gubernur Sultra Buka GTC Open Tenis Tournament 2026 di Kendari
- Jembatan Tampabulu Nyaris Tak Layak Dilalui, Pemkab Bombana Siapkan Perbaikan Darurat
- Patroli KRYD Ditlantas Polda Sultra Amankan Ibadah, Situasi Aman dan Kondusif
Kerusakan paling parah yakni infrastruktur jembatan dan irigasi. Setidaknya ada dua jembatan utama penghubung antara kabupaten terputus serta dua irigasi rusak akibat banjir.
“Sedangkan untuk jalan, kerusakannya itu bervariasi mulai dari 200 meter hingga 300 meter, tapi yang paling banyak itu di Kabupaten Konawe,” tandas mantan Kadis PU Kota Baubau ini.(a)
