Reporter : Kardin
Editor : Kang Upi
KENDARI – Sebanyak 85 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal dikucurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk tahun Anggaran 2019.
Dana yang bakal dikucurkan Pemerintah di tahun ini yakni sebesar Rp 3.993.192.000 atau hampir mencapai Rp 4 Miliar.
Plt Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio menuturkan, guna memaksimalkan penggunaan anggaran tersebut maka seluruh Kepala Sekolah SMK dan Pengurus Komite yang mendapatkan DAK diikutkan dalam Workshop.
BACA JUGA :
- Pemprov Sultra Layangkan Undangan Kedua untuk Nur Alam dalam Mediasi Konflik Yayasan Unsultra
- SMA Unggul Garuda Resmi Dibuka di Sultra, Ini Syarat Masuknya
- Dari IAIN ke UIN Kendari: Sekadar Ganti Nama atau Lonjakan Mutu?
- Konsel Baca Buku, Babibu Community Hadirkan Ruang Literasi yang Inklusif
- Wakil Bupati Konawe Tekankan Pentingnya Pencegahan Narkoba untuk Masa Depan Generasi Emas
- Kunjungan Kerja Nopri Al Ikmansyah Korwil BGN Konawe: Dorong Peningkatan Operasional SPPG dan Pelayanan Kepada Masyarakat
“Worksop itu supaya para Kasek dan Pengurus Komite mengerti Juknis (Petunjuk Teknis) pengelolaan DAK sesuai ketentuan perundang undangan pendidikan,” jelas Asrun Lio saat dijumpai di kantornya, Kamis (16/5/2019).
Kata Asrun Lio, di tahun 2019 ini DAK hanya dikhususkan untuk SMK saja, sedangkan peruntukan Sekolah Menangah Atas (SMA) harus menunggu anggaran berikutnya.
“Tahun ini yang dapat DAK baru SMK, nanti anggaran berikutnya menyusul SMA,” terangnya.
Ia juga menegaskan agar para penerima DAK untuk lebih berhati-hati dalam pengelolaan anggaraannya.
“Bekerjalah sesuai Juknis, jangan lagi terulang seperti lima tahun lalu pengelolaan DAK untuk SMK sendiri bermasalah,” pungkasnya. (A)
