oleh

Terbakar Api Cemburu, Seorang Pemuda di Konut Habisi Pria Teman Pacarnya

-NEWS-390 dibaca

KONAWE UTARA- Seorang pemuda berinisian RA (19) yang terbakar api cemburu saat melihat wanita yang dicintanya bersama pria lain bernama BM (43). Tak tahan menahan amarah RA lantas menyerang BM dengan menggunakan benda tajam hingga tewas.

Diketahui BM merupakan warga Kota Kendari yang tewas ditikam tepat bagian leher dan punggung yang terjadi di sebuah kafe kilo 6 desa Molore, kecamatan Langgikima, kabupaten Konawe Utara (Konut) Minggu, 30 Januari sekitar pukul 01.30 Wita

Saat dihubungi, Kasubsi PIDM Humas Polres Konawe Utara, Bripka Irwan Saputra Basir, membenarkan kejadian pembunuhan tersebut.

Baca Juga : OTK Nyaris Bakar Tempat Usaha Rumahan Anwar Halis

Kronologis bermula pada saat RA ingin menjenguk kekasinya disebuah cafe dan menemui IL dengan mempertanyakan kabar kekasihnya, namun IL beralasan bahwa kekasihnya berinisial N alias S itu sedang sakit dan tak bisa untuk diganggu

“Akan tetapi RA langsung menuju ke kamar kekasihnya N alias S, dimana pada saat itu pelaku RA mempergoki kekasihnya N alias S itu justru sedang bersama dengan korban BM,” ujar Bripka Irwan Saputra Basir dalam rilisnya, Minggu 30 Januari 2022

Merasa dikhinati ditambah lagi apai cemburu pelaku RA langsung tanpa basa basi meninggalkan kamar. Dan tidak butuh waktu lama korban BM pun ikut meninggalkan kamar dan menuju masuk ke salah satu ruang karaoke.

Lanjut Irwan, setelah itu pelaku RA pun ikut masuk kedalam ruangan karaoke dan ikut meminum minuman keras (miras) bersama BM dan dua orang perempuan serta satu orang laki-laki dari teman si korban

Baca Juga : 17 Dutabesar Siap Hadiri HPN 2022 di Kendari

“Berselang beberapa waktu, kemudian pelaku RA keluar dari ruangan karaoke dan kemudian masuk kembali dan melakukan penikaman tepat bagian leher kiri,” jelasnya

Korban sempat menghindari penganiayaan itu, namun pelaku RA terus memburu dan kembali melakukan penikaman tepat dibagian punggung korban sebanyak satu kali

Dari kejadian itu, korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Langgikima pesisir oleh orang tua pelaku RA untuk dilakukannya pertolongan, namun setelah beberapa saat lamanya korban berada di Puskesmas nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada Pukul 02. 45 Wita.

Reporter : Muhammad Ismail