BUTON TENGAHDAERAHHEADLINE NEWS

Wamendagri Gas Pacu Jalur di Buteng, Diplomasi Ekspor Ala TikTok Style

1498
Wamendagri, Bima Arya tampak berdiri gagah di atas perahu sambil mengenakan pakaian adat Dolomani Kesultanan Buton.

KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, mendadak viral bukan karena pidato atau konferensi pers serius, melainkan goyangan pacu jalur ala TikTok.

Di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), Bima Arya tampil beda dengan gaya unik yang bikin warganet terhibur sekaligus bingung, ini pejabat atau konten kreator?

Dalam video berdurasi sekitar 49 detik yang ramai di media sosial sejak Jumat (25/7/2025), Bima Arya tampak berdiri gagah di atas perahu sambil mengenakan pakaian adat Dolomani Kesultanan Buton.

Tapi bukannya duduk manis, Bima Arya malah ikut nge-dance ala pacu jalur, lengkap dengan gerakan mendayung yang diiringi irama khas.

Netizen pun auto kasih like dan komentar: “Ini baru Menteri Rasa TikToker!”

Aksi ini ternyata bukan sekadar seru-seruan. Perahu itu sedang menuju titik lumbung lobster di Buton Tengah, salah satu destinasi strategis untuk sektor perikanan dan ekspor hasil laut.

“Jauh-jauh pacu jalur untuk membuka jalur ekspor,” ucap Wamendagri Bima Arya Sugiarto dalam video yang diunggahnya.

Gaya boleh nyentrik, tapi misinya tetap serius. Kunjungan Bima Arya ini juga dalam rangka menghadiri HUT ke-11 Kabupaten Buton Tengah, sekaligus bertugas sebagai inspektur upacara.

Dalam sambutannya, ia menyoroti potensi ekonomi daerah yang luar biasa, terutama di sektor pariwisata, kelautan, dan perikanan.

“Sektor-sektor ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal jika dikelola optimal dan didukung seluruh elemen masyarakat,” ungkap Bima Arya Sugiarto.

Bima Arya juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pusat, dan masyarakat agar kemajuan Buton Tengah bisa benar-benar terwujud.

“Saya siap mendukung penuh setiap program yang sejalan dengan program-program pemerintah pusat,” tegasnya.

Jadi, meski viral karena goyangan di atas perahu, pesannya tetap mendalam, pacu jalur bukan cuma buat gaya, tapi juga strategi diplomasi ekspor versi kekinian.

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version