ASIA – Kento Momota menjadi orang Jepang pertama yang menjuarai turnamen bulu tangkis All England, sedangkan Chen Yufei membawa kejutan dengan keluar sebagai juara tunggal putri, kantor berita AFP melaporkan, Minggu (10/3).
Momota menorehkan prestasi sebagai juara dunia, juara Asia, dan pebulu tangkis peringkat satu dunia. Selain itu Momota juga bisa menambahkan kesuksesan menjuarai turnamen bulu tangkis tertua di dunia ke dalam daftar prestasinya.
Baca Juga :
- SSB Muna Warnai CISC Kendari Cup 1, Tiga Piala Diboyong Pulang
- Kukuhkan 30 Pengurus Baru, KONI Konut Bidik Tata Kelola Olahraga yang Lebih Modern
- Wakil Wali Kota Sudirman Resmi Tutup Puncak TARKAM 2025, Ribuan Warga Padati Tugu Religi
- Fun dan Kompetitif! Lomba Tarkam Kemenpora 2025 Hidupkan Tradisi Olahraga Rakyat di Kendari
- Wakil Bupati Konawe Utara Buka Turnamen Voli Laramo Meohai Cup I, Dukung Pengembangan Olahraga Daerah
- Kolaborasi dan Sportivitas Warnai Pembukaan Turnamen Bulutangkis Antar Media di Kendari
Pebulu tangkis berusia 24 tahun itu menang 21-11, 15-21, dan 21-15, atas Viktor Axelsen dari Denmark.
“Memenangkan turnamen ini adalah mimpi saya sejak anak-anak dan memenangkannya adalah peristiwa besar dalam hidup saya. Ini memberikan saya kepercayaan diri,” kata Momota.
Momota berharap kesuksesannya bisa menginspirasi pemain Jepang lainnya untuk berprestasi di cabang olahraga itu.
Chen Yufei dari China saat bersiap servis melawan Tai Tzu Ying dari Taiwan dalam final tunggal putri turnamen bulu tangkis All England Open di Birmingham, Inggris, 10 Maret 2019.
Gelar juara tunggal putri All England kembali ke tangan China untuk pertama kalinya dalam lima tahun setelah Chen secara mengejutkan mengalahkan juara bertahan Tai Tzu Ying.
Atlet putri China yang terakhir menang adalah Wang Shixian pada 2014. Tapi Chen mengakhiri puasa gelar itu dengan kemenangan 21-17 21-17.
Baca Juga :
- SRIKANDI AMBA SULTRA Resmi Diluncurkan, Wadah Konsolidasi dan Sosialisasi Kelembagaan di Sulawesi Tenggara
- Bulog KC Unaaha Raih Penghargaan Bergengsi: Pimpinan Cabang Terbaik se-Indonesia
- Mahakarya Tenun Sobi Curi Perhatian di Belanda, Produk Mantel Heritage Laris di Pasar Internasional
- Tampil Penuh Semangat, Atlet Silat Sultra Harun Akbar Amankan Medali Perunggu di Palembang
- Hugua Wakili Gubernur Bahas Kerjasama dengan BUMN Rusia Terkait Pembangunan Listrik Tenaga Nuklir di Sultra
- World Water Forum ke-10 Sejalan dengan Kearifan Lokal Bali
Tai sebenarnya mengincar hat-trick gelar juara tunggal putri All England. Di lain pihak, Chen juga mengakui dia tidak berharap bisa keluar sebagai juara karena mendapat lawan pebulu tangkis papan atas.
“Saya senang sekali. Saya tidak berharap bisa memenangkan gelar dalam dua set langsung,” kata Chen sambil tersenyum.[ft]
