Reporter : Hendrik B
Editor : Kang Upi
KENDARI – Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran di musim kemarau, Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Kota Kendari menyiapkan 7 unit mobil pemadam.
Hal ini sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas Damkar Kota Kendari Junaidin Umarm bahwa pihaknya menyiapkan 7 unit mobil pemadam dan 3 peleton petugas Damkar yang siap 1×24 jam.
“Kami siapkan tiga peleton diantaranya dua peleton untuk pemadaman dan satu peleton untuk penyelamatan,” ujarnya, Selasa (03/09/2019).
Dimusim Kemarau ini, kata Junaidin, sumber api tidak semata-mata datangnya dari sumber api, tetapi pergesekan suatu benda kering juga bisa menimbulkan percikan yang berpotensi kebakaran.
Ia menilai wilayah kosong di daerah Lepo-Lepo, Poasia, Kambu, dan Puwuatu, merupakan daerah yang rentang terjadi kebakaran.
“Terkadang kita mendapatkan laporan kebakaran disana, tapi kita juga tidak tau, apa itu disengaja atau tidak,” ungkapnya.
Baca Juga:
- Kasi Intel Kejari Konsel dapat Penghargaan dari Komisaris MEK TV Fenny Anggarainy Sudirman
- Perkuat Sinergi Dengan Forkopimda, Kapolda Sultra Jalin Silaturahmi ke DPRD Sultra
- Jaksa Kejari Kendari, Olyvia Rara Sampebulu dan Talenta Sitorus dapat Penghargaan dari MEK TV
- Kejari Kolut Sidik Dugaan Korupsi Bibit Kakao
- DPP LAT Sultra Gelar Rapat Evaluasi, Lukman Abunawas Arahkan Pengurus Melakukan Secara Rutin dan Menyeluruh
- Jalin Kerjasama Bantuan Hukum, Wali Kota dan Kajari Kendari Sama-Sama Teken MoU
Untuk itu Ia menghimbau masyarakat, agar berhati-hati dimusim kemarau karena sumber api tidak hanya didatangkan dari seseorang, tetapi juga karena pergeseran benda kering.
“Kami imbau kepada masyarakat selalu berhati-hati di musim kemarau ini,” imbaunya. /A
