KENDARIMETRO KOTAPENDIDIKAN

Atmosfer Meriah di SMPN 2 Kendari, Ribuan Siswa Antusias Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba

476
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah.

KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Suasana penuh semangat menyelimuti halaman SMP Negeri 2 Kendari saat ratusan siswa mengikuti kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) bekerja sama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Jumat (28/11/2025).

Meski kegiatan diikuti oleh total 815 siswa, atmosfer yang tercipta terasa seperti ribuan pelajar yang memadati area sekolah berkat antusias dan partisipasi luar biasa dari peserta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah.

Dua narasumber hadir secara langsung dari BNNP Sultra dan DPD IWAPI Sultra, memberikan materi interaktif yang dikemas secara menarik dan mudah dipahami pelajar.

Kepala SMPN 2 Kendari, Abdul Wahid, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap program edukasi antinarkoba seperti ini dapat dilakukan secara rutin dan terintegrasi ke dalam proses belajar mengajar.

“Pendidikan tentang bahaya narkoba adalah fondasi penting agar siswa punya ketahanan diri sejak dini. Ini langkah strategis membentuk generasi muda yang kuat, berdaya, dan siap menjadi agen perubahan,” ujarnya.

Pemateri dari BNNP Sultra, M. Syarif, S.K.M., M.Kes., menegaskan bahwa remaja tingkat SMP termasuk kelompok yang rentan menjadi target peredaran gelap narkotika. Ia menekankan bahwa narkoba bukan hanya merusak tubuh, tetapi juga menghancurkan masa depan, mimpi, dan peluang generasi muda.

“Intervensi dini sangat krusial. Jika sejak SMP mereka sudah paham bahayanya, maka mereka akan lebih siap menolak segala bentuk ajakan negatif,” jelasnya.

Ketua DPD IWAPI Sultra, Rina Diazela, S.M., M.M., turut memberikan motivasi kepada para siswa. Ia menekankan bahwa kehadiran IWAPI tidak hanya untuk membantu edukasi bahaya narkoba, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa agar memiliki cita-cita tinggi dan karakter yang kuat.

“Kami ingin memberikan spirit kewirausahaan dan ketangguhan mental, sehingga anak-anak tidak mudah terpengaruh bujuk rayu narkoba,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi semakin hidup dengan sesi diskusi terbuka, tanya jawab, serta interaksi langsung antara pemateri dan siswa. Suasana ceria tampak saat banyak siswa dengan antusias mengangkat tangan untuk bertanya atau menjawab kuis seputar materi bahaya narkoba.

Roadshow edukasi ini merupakan bagian dari program BNNP Sultra yang akan digelar secara berkala di sekolah-sekolah berbeda setiap bulannya. Melalui kolaborasi dengan IWAPI, program ini diharapkan semakin memperkuat benteng pertahanan bagi pelajar dari ancaman narkoba.

BNNP Sultra dan IWAPI berharap, melalui edukasi dini yang terus diperkuat, siswa-siswi SMPN 2 Kendari dapat tumbuh menjadi generasi muda yang tangguh, berprestasi, dan bebas dari narkoba.

Kolaborasi banyak pihak dinilai sangat penting untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika, menuju Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version