Reporter: Erlin
Editor: La Ode Adnan Irham
ANGATA – 18 ribu petani se-Sulawesi Tenggara (Sultra) diberikan perlindungan jaminan sosial Ketenagakerjaan dari Pemerintah provinsi (Pemprov) Sultra. Melalui program BPJS Ketenagakerjaan dengan Bank Sultra. Penyerahan bantuan dilakukan simbolik oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi usai pembukaan kegiatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39, yang dibuka oleh Menteri Pertanian (Mentan RI), Sahrul Yasin Limpo, di Desa Pudambu Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sabtu (2/11/2019).
Kepala Kanwil BPJS Sulawesi Maluku, Toto Suharto menjelaskan, program jamsostek bentuk kepedulian pemerintah Provinsi Sultra kepada petani untuk melindungi dari resiko kecelakaan kerja dan kematian.
BACA JUGA:
- Sambut Akhir Tahun, Desa Kondongia Siapkan Wakila Festival sebagai Motor Ekonomi Baru
- Dispar Sultra Dukung Penuh Pelestarian Gua Soronga, Situs Unik dengan Peti Kayu Purba
- Dispar Sultra Catat Ledakan Wisata Kuliner, Kendari Dominasi 28 Persen Pergerakan Wisatawan Nusantara
Sambung Toto, program yang diberikan kepada petani diharapkan menjadi langkah awal bagi petani di Sultra untuk terketuk pintu hatinya, kesadaran akan rentannya resiko sosial dari pekerjaan yang ditekuninya.
Untuk itulah, kata Toto, perlunya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para petani dan nelayan yang akan membantu meringankan beban keluarga saat salah satu anggota keluarganya tertimpa musibah saat bekerja.
“Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tentunya banyak manfaat yang akan diterima. Tidak hanya sedang berinvestasi untuk masa depan keluarga, tapi juga dapat mengurangi beban sosial peserta saat mengalami kecelakaan kerja,” tuturnya. (B)
