Editor : Kang Upi
KENDARI – Bank Indonesia (BI) menaruh perhatian khusus terhadap pengembangan sektor pariwisata, sebagai salah satu tonggak perkembangan ekonomi baru Indonesia, di masa depan.
Salah satu gagasan dalam pengembangan sektor pariwisata yakni, penyediaan akses keuangan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang selama ini turut menjadi penggerak sektor wisata.
Humas KPw BI Sultra Dedi Prasetyo menjelaskan, BI saat ini tengah merancang skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk membantu UMKM pariwisata dari sisi permodalan untuk memperluas usaha.
Baca Juga :
- PT KDI Buka Suara Soal Longsor Langgikima: Prioritaskan Korban dan Siap Kooperatif dalam Investigasi
- KNPI Sultra Tuntut Investigasi Total Tragedi Longsong Tambang Nikel di Konut
- Sempat Bersitegang Antara Pedagang dan Petugas, Ratusan Lapak Bensin Eceran di Sekitar SPBU Andonohu Ditertibkan
- Publik Tunggu Tersangka Kasus Makan Minum Bagian Umum Pemda Konawe Rp 9,2 M Yang Ditangani Polres Konawe, Gerak Sultra Desak Polda Sultra Turun Tangan
- Ditlantas Polda Sultra Anugerahkan Lantas Award kepada Penggerak Keselamatan
- PWI Sultra Sambut Integrasi Website PWI Pusat dan Daerah, News Room Dinilai Perkuat Organisasi
“BI saat ini sedang menyusun, suatu skema KUR yang bisa dimanfaatkan untuk pelaku usaha dibidang pariwisata,” kata Dedi dalam Ngobrol Pintar (NGOPi) yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Kedai Kopi Tungku Kota Kendari, Jumat (15/11/2019).
Dengan KUR ini, kata Dedi, diharapkan bisa membantu pelaku usaha yang masih skala mikro dan menengah untuk bisa menikmati akses keuangan berbasis KUR. yang selama hanya terbatas di sector tertentu.
“Dengan KUR tersebut, pelaku usaha yang masih skala mikro dan menengah bisa menikmati akses keuangan untuk penambahan modal,” pungkas Dedi.
