Reporter : Hendrik B
Editor : La Ode Adnan Irham
KENDARI – Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menambahkan pidana terhadap tersangka narkoba yakni tindak pidana pencucian uang. Hal tersebut diungkapkan Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sultra, Kombes Pol Satriya Ahdy Permana kepada MEDIAKENDARI.com, Kamis (10/10/2019).
Kata Satriya, pihaknya akan bekerja sama dengan perbankan agar dapat mengakses dan melakukan pemantauan terhadap rekening yang masuk dari terduga tersangka untuk dijadikan barang bukti di persidangan.
Selain dari perbankan, kata dia, Kejaksaan Tinggi juga siap memberi dukungan memberantas peredaran narkoba.
“Jadi selain kita tangkap, kita pidanakan, dan juga kita miskinkan para bandar maupun pengedar narkoba,” tambahnya.
BACA JUGA :
- MBG Kembali Makan Korban di SMA 1 Tongauna Konawe, Ketua KNPI Sultra Berang : Jangan Ada yang Dilindungi
- PT KDI Buka Suara Soal Longsor Langgikima: Prioritaskan Korban dan Siap Kooperatif dalam Investigasi
- Sempat Bersitegang Antara Pedagang dan Petugas, Ratusan Lapak Bensin Eceran di Sekitar SPBU Andonohu Ditertibkan
Satriya mengimbau seluruh masyarakat Sultra khususnya generasi muda agar tidak mencoba menggunakan narkoba.
“Jangan pernah mencoba menggunakan narkoba, jauhi narkoba, dan jangan terlibat peredaran gelap narkoba. Sukses berantas narkoba,” katanya. (B)
