Reporter : Hendrik B
Editor : La Ode Adnan Irham
KENDARI – Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menambahkan pidana terhadap tersangka narkoba yakni tindak pidana pencucian uang. Hal tersebut diungkapkan Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sultra, Kombes Pol Satriya Ahdy Permana kepada MEDIAKENDARI.com, Kamis (10/10/2019).
Kata Satriya, pihaknya akan bekerja sama dengan perbankan agar dapat mengakses dan melakukan pemantauan terhadap rekening yang masuk dari terduga tersangka untuk dijadikan barang bukti di persidangan.
Selain dari perbankan, kata dia, Kejaksaan Tinggi juga siap memberi dukungan memberantas peredaran narkoba.
“Jadi selain kita tangkap, kita pidanakan, dan juga kita miskinkan para bandar maupun pengedar narkoba,” tambahnya.
BACA JUGA :
- 11 TAHUN TAK DIBAYAR! KUASA HUKUM KELUARGA LAMOKUNI TUNTUT PERUSAHAAN KEMBALIKAN LAHAN PLASMA 35%
- Program Makan Bergizi Gratis Nasional Gagal Kontrol Kualitas, Temuan Batu di Konawe Jadi Bukti Sorotan!
- Jalan 40 Unaaha Dikuasai Bangunan Ilegal, YASYAM Diminta Bertindak Tegas!
Satriya mengimbau seluruh masyarakat Sultra khususnya generasi muda agar tidak mencoba menggunakan narkoba.
“Jangan pernah mencoba menggunakan narkoba, jauhi narkoba, dan jangan terlibat peredaran gelap narkoba. Sukses berantas narkoba,” katanya. (B)











