BKSDA Sultra Nilai Memberi Makan Buaya Sungai Konaweha Tidak Tepat

NEWS269 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Seringnya buaya muncul di Sungai Konaweha membuat sejumlah warga memberikan respon yang berbesa-beda, seperti salah satunya di kawasan penyebrangan Pincara Laosu, Jalan Pasaeno, Kelurahan Laosu, Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe beberapa hari lalu.

Berdasarkan potong video yang beredar di media sosial saat munculnya buaya itu di malam hari secara berulang terlihat warga kemudiam memberikan makan seekor ayam. Sehingga hal itu menuai kritik dari pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Tenggara (BKSDA Sultra).

Kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sultra, Laode Kaida mengatakan hal itu merupakan respon yang tidak tepat dari masyarakat, sebab menurutnya dengan adanya pemberian makan itu buaya tersebut akan lebih sering untuk kepermukaan.

“Sebenarnya itu tidakan yang tidak tepat atau keliru karena untuk menjinakkan atau membiasakan satwa akan sering muncul,” ujarnya kepada Mediakendari.com, Senin (23/01/2023).

Terkait kemunculan buaya kepermukaan laut, BKSDA Sultra menganalisis karena di lokasi tersebut adanya sebuah ternak ayam. Sehingga pembuangan sisa-sisa dari ternak yang dibuang ke Sungai menjadi salah satu alasan buaya itu muncul kepermukaan.

“Di situ juga ada yang ternak ayam, jadi kemungkinan dia muncul disitu karena ada sisa-sisa yang dari ternak itu dibuang ke Sungai yang bisa menyebabkan dia muncul,” katanya.

Sedangkan berdasarkan kepercayaan warga, ia menyampaikan bahwa kemunculan buaya itu bukan sekedar menampakkan diri biasa melainkan mitosnya membawa pesan buruk kepada warga setempat yang harus diwaspadai.

Reporter : Muhammad Ismail