Reporter : Hasrun
Editor : Kang Upi
BANJARBARU – Bupati Bombana H. Tafdil, SE berhasil meraih penghargaan Satyalencana Pembangunan Bidang Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Berencana (KKBPK).
Pengharagaan dari Presiden RI Joko Widodo diberikan pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI di Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (6/7/2019).
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Puan Maharani menyematkan penghargaan tersebut bagi Bupati Bombana H. Tafdil, SE.
Dalam sambutannya, Puan Maharani menuturkan, jika penghargaan tersebut merupakan sebuah tanda kehormatan bagi para Bupati di Indonesia.
Khususnya, kata Puan, para Kepala Daerah yang telah mendukung peningkatan kualitas keluarga dan kependudukan sesuai program pemerintah pusat.
“Ini sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan yang diberikan kepada saudara-saudara yang telah berjasa dalam memajukan program kependudukan keluarga berencana,” jelasnya.
Puan berharap, para Kepala Daerah yang berhasil mendapatkan penghargaan tersebut dapat meningkatkan komitmen dalam membangun kualitas kependudukan dan keluarga di Indonesia.
Baca Juga :
- Silaturahmi ke Lanud Halu Oleo, Polda Sultra Perkuat Soliditas
- Pakai Busana Adat saat HUT IKWI ke 65, IKWI Sultra Masuk Juara
- BREAKING: ADV ASPIN S.H., M.H BANTAH KERAS PT SJAP “PLASMA 20% SEJAK 2023 TIDAK PERNAH SAMPAI KE WARGA WAWOONE!
- Kapolda Sultra Silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi Sultra guna Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
- Gubernur Andi Sumangerukka Dianugerahi Sangia Mondono Wite Bhalano pada Silaturahmi Akbar KKMM Sultra
- Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Pada Harganas ke XXVI , Puan menyematkan penghargaan bagi 42 kepala daerah yang hadir, terdiri dari Gubernur, Bupati, dan Walikota penerima Satya Lencana Pembangunan, Satya Lencana Wira Karya, dan Manggala Karya Kencana.
Selain itu, Ia juga menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) secara simbolis kepada penerima bantuan sosial. (B)
