MUNA BARATNEWSSULTRA

Cegah Covid-19, Pemdes Nihi Bagikan Masker dan Hand Sanitizer Untuk Warga

533
×

Cegah Covid-19, Pemdes Nihi Bagikan Masker dan Hand Sanitizer Untuk Warga

Sebarkan artikel ini
Kades Nihi, Samsul (kiri) saat membagikan masker dan hand sanitizer kepada warganya di Desa Nihi Kecamatan Sawerigadi, Mubar, Minggu, 26 April 2020.(Foto: Jul Awal/Mediakendari.com).

Reporter: Jul Awal

LAWORO – Guna mencegah penyebaran covid-19, Pemerintah Desa Nihi Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat (Mubar) membagikan masker dan hand sanitizer untuk seluruh warga.

Pembagian masker kain dan hand sanitizer itu dikawal aparat Polsek Sawerigadi dan Bintara Pembina Desa (Babinsa).

Kepala Desa Nihi, Samsul mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk aktualisasi program Pemdes dalam mencegah virus corona.

Sebelumnya, Pemdes Nihi juga telah membentuk tim gugus tugas covid-19 desa dan juga mendirikan posko siaga di perbatasan desa yang juga batas Kecamatan Sawerigadi dan Kecamatan Barangka.

“Pembagian masker dan cairan anti septik ini bagian dari program pencegahan covid-19. Semoga masyarakat Desa secara keseluruhan bisa mengikuti anjuran pemerintah saat ini yakni senantiasa memakai masker,” ungkap Samsul disela pembagian masker di Desa Nihi, Minggu, 26 april 2020.

Samsul menjelaskan warga Desa Nihi sekitar 2000-an lebih dengan 350 KK. Sementara jumlah masker dan hand sanitizer yang dibagikan hanya setengah dari jumlah itu.

Untuk itulah warga yang belum mendapatkan pada pembagian tahap pertama ini, kata Samsul, akan dibagikan kembali dalam minggu depan ini.

“Hanya masker yang dibagikan hari ini itu sekitar 1000-an lebih dan hand sanitizer sebanyak 200 botol. Tapi insya Allah dalam waktu dekat akan dapat semua,” rinci Samsul.

Selain itu, Samsul juga menuturkan saat ini pengawasan terhadap warga yang masuk diperketat. Itu juga merupakan bagian dari perintah Bupati Mubar Laode M Rajiun Tumada.

“Karena sudah ada yang positif corona di Raha, maka penjagaan di posko diperketat. Bupati juga menginstruksikan agar melakukan pencegahan dini terintegrasi 1×24 jam,” tuturnya.

Terkait bantuan langsung tunai (BLT) dana desa, Samsul menuturkan saat ini sudah selesai pendataan. Jumlahnya pun hanya sekitar 159 rumah tangga yang akan mendapatkan BLT-DD itu.

“Jumlahnya itu 159 keluarga miskin tinggal diversifikasi nanti malam. Besok langsung dibawa ke kabupaten, ” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Kapolsek Sawerigadi, Ipda Gema Brajaksono, S.Tr.K mengapresiasi langkah pencegahan covid-19 yang dilakukan Pemdes Nihi.

“Saya mengapresiasi Pemdes Nihi telah melakukan pencegahan terhadap covid-19. Semoga masyarakat bisa mengikuti apa yang telah diinstruksikan pemerintah saat ini,” ungkap alumni Akpol 2017 ini.

You cannot copy content of this page