Reporter : Hasrun
Editor : Taya
RUMBIA – Bank BPD Sultra cabang Bombana akan melakukan penambahan anggota keamanan (security) yang bertugas di Bank BPD Bombana. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya pencurian terulang kembali di lokasi Bank.
Sebelumnya pencurian uang sebesar Rp. 50 juta milik salah satu nasabah terjadi di halaman kantor BPD Sultra cabang Bombana pada, Rabu (19/6/2019).
Kasi Operasional Pelayanan dan Jasa Bank BPD Bombana, Suyuti Latief mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi kepada Pimpinan Pusat serta Kepala Security Bank BPD terkait dengan kemanan di lokasi Bank.
“Secepatnya kami akan koordinasi sama pimpinan dan keputusan itu ada di pimpinan pusat,”ujarnya, Jumat(21/6/2019).
Menurutnya, penembahan anggota keamanan (security) merupakan upaya untuk mencegah terjadinya kembali pencurian atau perampokan di area Bank BPD Sultra cabang Bombana.
Baca Juga :
- DPRD Konawe Terima Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 dari Pemda, Sekda : Defisit Rp174,5 Miliar Ditutup SiLPA dan Pinjaman
- Ditreskrimsus Polda Sultra Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Pemkot Baubau, Berkas Tersangka Dinyatakan Lengkap
- FEB Unusia Siap Bertransformasi dengan Pimpinan Baru
- Dari Bumi Nahdliyin, Nasaruddin Umar Serukan Kepemimpinan Islam yang Merangkul
- Meriahkan HUT RI ke-81, Diknasbud Sultra Kemas Tiga Lomba Sekaligus Kampanyekan Anti-RKPN
- Tri Saktiawan Nahkodai Perindo Konawe, Target Raih Lima Kursi Legislatif
Ia juga menjelaskan, selain memiliki satu orang keamanan (sekurity) dan satu orang personil kepolisian Polres Bombana. Bank BPD Bombana juga memimiliki tujuh unit Closed Circuit Television (CCTV) yang memantau setiap aktifiatas di dalam dan di halaman Bank.
“Kita punya CCTV, dan kejadian kemarin juga terekam di CCTV 5, terkait itu sudah di tangani oleh kepolisian setempat,”jelasnya.
Suyuti Latief menambahkan saat kejadian anggota polisi yang berjaga di Bank tersebut sedang berada di kamar mandi. Sedangkan security bank, sibuk menjawab pertanyaan dari seorang perempuan yang diduga adalah komplotan pelaku pencurian.
“Polisi ada saat kejadian ,tapi lagi di kamar mandi.Security yang berada diluar juga sibuk jawab pertanyaan dari ibu-ibu yang bertanya terus,mungkin komplotannya pelaku,”ujarnya.
Atas kejadian itu, ia mengimbau kepada seluruh nasabah Bank BPD di daerah itu, untuk lebih waspada serta berhati-hati dalam menyimpan uang yang telah ditariknya.Apalagi dengan jumlah puluhan hingga ratusan juta rupaih.
“Kami dari pihak teller selalu meminta nasabah, yang melakukan penarikan besar untuk selalu berhati-hati,”pungkasnya. (b)
