Reporter : Jaspin
Editor : Taya
KONAWE – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) melalui Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII dan Pengurus Cabang PMII Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat korban banjir di Desa Wukusao, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe.
Bantuan tersebut berupa pakaian layak pakai, air mineral, beras dan mie instan yang diserahkan langsung Ketua PMII Cabang Kota Kendari, Andrian dan Ketua Cabang PMII Kota Bau-Bau, Piko serta beberapa kader PKC PMII Sultra kepada salah seorang toko pemuda di Desa Wukusao, Kecamatan Wonggeduku, Konawe, Rido yang juga salah satu kader PMII Cabang Konawe.
Andrian berharap bantuan yang diberikan ala kadarnya bisa diterima masyarakat dan tidak dilihat berapa banyak yang diberikan.
“Bantuan ini sumbernya dari penggalangan sahabat sahabat PMII setiap cabang yang ada di Sultra, kami kumpulkan lalu didistribusikan kepada masyarakat yang dilanda korban banjir,” ungkapnya, Jumat (21/06/2019).
Baca Juga :
- Kapolda Sultra Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian
- Kasus Penipuan Online di Sultra Tembus 943 Perkara, Facebook Jadi Modus dan Media yang Paling Dominan
- Berhasil Kurangi Pengangguran, Lima Daerah di Sultra Raih Penghargaan dari Kemendagri
- Kolaka Terima Dua Penghargaan, Mendagri: Kalau Yang Lain Belum Dapat Saya Minta Maaf
- LPS Pastikan Dana Masyarakat Tetap Aman, Bunga Penjaminan Tak Berubah
- Polda Sultra Salurkan Ribuan Kupon Kurban, Wujud Kepedulian Sosial dan Pengabdian Polri untuk Masyarakat
Adrian menambahkan, kondisi masyarakat di Desa Wukusao, yang terendam banjir mayoritas petani. Menanggapi hal tersebut ia menegaskan agar pihak bank yang memberikan pinjaman kredit KUR terhadap masyarakat setempat, pasalnya selain rumah mereka yang terendam banjir hasil pertanian padi juga ikut puso.
“Semoga pihak bank bisa memberikan kebijakan terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Kami juga berharap agar Dinas Pertanian Provinsi untuk segera memberi bantuan bibit padi terhadap masyarakat,” tegasnya.(b)
