Reporter : Jaspin
Editor : Taya
KONAWE – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) melalui Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII dan Pengurus Cabang PMII Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat korban banjir di Desa Wukusao, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe.
Bantuan tersebut berupa pakaian layak pakai, air mineral, beras dan mie instan yang diserahkan langsung Ketua PMII Cabang Kota Kendari, Andrian dan Ketua Cabang PMII Kota Bau-Bau, Piko serta beberapa kader PKC PMII Sultra kepada salah seorang toko pemuda di Desa Wukusao, Kecamatan Wonggeduku, Konawe, Rido yang juga salah satu kader PMII Cabang Konawe.
Andrian berharap bantuan yang diberikan ala kadarnya bisa diterima masyarakat dan tidak dilihat berapa banyak yang diberikan.
“Bantuan ini sumbernya dari penggalangan sahabat sahabat PMII setiap cabang yang ada di Sultra, kami kumpulkan lalu didistribusikan kepada masyarakat yang dilanda korban banjir,” ungkapnya, Jumat (21/06/2019).
Baca Juga :
- Usai Pengembalian Rp401,6 Miliar, Kejagung Periksa 4 Saksi BUMN dalam Kasus Nikel PT CNI
- Upacara Haornas 2026 di Polda Sultra, Pesan Menpora: Olahraga Pemersatu Bangsa
- Mahasiswa KKA UM Kendari Buat Peta Administrasi Desa Anugerah
- Daftar Perusahaan Tambang Masuk Daftar Sanksi Administratif RP80,19 TRILIUN, ANTAM Terbesar, Perusahaan Istri Gubernur Sultra ASR urutan ke 10
- GERAK – SULTRA : Jangan Hanya Sanksi Administrasi Saja Yang Kena Istri Gubernur Sultra ASR, KPK RI Kejar Pidana Pembongkaran Hutan Lindung Tambang Nikel di Pulau Kabaena Dan Aliran Dana
- Gerak Sultra Desak KPK RI Ambil Alih Penanganan Kasus PKH PT TMS, Diduga Gubernur Sultra ASR Cuci Tanggan ke Istrinya, Diminta Telusuri Pengembalian Sanksi Rp500 M dari 2 Triliun
Adrian menambahkan, kondisi masyarakat di Desa Wukusao, yang terendam banjir mayoritas petani. Menanggapi hal tersebut ia menegaskan agar pihak bank yang memberikan pinjaman kredit KUR terhadap masyarakat setempat, pasalnya selain rumah mereka yang terendam banjir hasil pertanian padi juga ikut puso.
“Semoga pihak bank bisa memberikan kebijakan terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Kami juga berharap agar Dinas Pertanian Provinsi untuk segera memberi bantuan bibit padi terhadap masyarakat,” tegasnya.(b)











