Redaksi
KENDARI – Banjir yang merenam Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe selama kurang lebih dua pekan lamanya, telah merusak sejumlah fasilitas umum di wilayah tersebut.
Berdasarkan data yang dirilis Pemerintah Kecamatan Kapoiala kerusakan pada fasilitas umum yang terdata tersebut akibat tergenang banjir, abrasi, serta tertimbun tanah longsor.
Untuk fasilitas umum yang rusak akibat banjir yang terdata di Desa Muara Sampara yakni jalan desa sepanjang 700 Meter, Desa Lamendora jalan usaha tani 1 Km, Desa Ulu Lalimbue yaitu balai desa 1 buah, masjid 1 buah, kantor desa 1 buah, deuker 2 buah, jembatan 1 buah dan jalan desa 3 Km.
Baca Juga :
- Direktur MEK TV Beri Penghargaan ke Kasi Intel Kejati Sultra Dr. Abdul Bahtiar, Bongkar Tuntas KDRT di ‘Jaksa Menjawab
- Turun ke Warkop, Kapolres Konawe Selatan Ajak Warga Jaga Kampung : Kamtibmas Tanggung Jawab Bersama
- Santai Tapi Tegas! Wakapolda Sultra Ngopi Bareng Ketua Kopdar Rusmin dan Tokoh Sultra Bisman Saranani, Bahas Kantibmas, Narkoba, Miras Hingga Judol
- Lagi! Polres Konsel Gagalkan Peredaran 50 Sachet Sabu 11,62 Gram di Lamboo Moramo, Pemuda 20 Tahun Diciduk
- Bengkel Seni FISIP UHO Bangkit! Resmi Lantik 73 Anggota Baru di 5 Divisi, Siap Guncang Panggung Seni Kampus
- Jelang HUT ke-75 Humas Polri, Kabag SDM Polres Konsel AKP Sriyanto Pimpin Bakti Sosial di Gereja Siloam : Indahnya Toleransi Polri Bersama Masyarakat
Selanjutnya di Desa Kapoiala Baru yaitu jalan desa sepanjang 5,5 Km, masjid 1 buah, SD 1 buah, Desa Lalimbue yaitu jalan aspal 150 M, Desa Persiapan Lobota masjid 1 buah, jalan desa sepanjang 3 Km, dan Desa Lalonggombuno jalan desa 2 Km.
Selain itu, terdapat juga 24 rumah yang terdampak longsor, dengan 13 rumah diantaranya diketahui berstatus rusak parah. Banjir juga merusak 39 hektar sawah dan 401 hektar lahan tambak.
Sementara itu, untuk jumlah warga yang menjadi korban yakni 397 Kepala Keluarga, dengan 1.526 jiwa. Dari jumlah itu, 764 diantara laki-laki dan 762 perempuan, 14 ibu hami, 21 bayi, 82 lansia dan 1 penyandang disabilitas.











