KENDARI – Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Kabupaten Konawe, Herianto M Wahab, mengklarifikasi ketidakhadiran Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa saat kunjungan kerja (kungker) Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Komisi V DPR RI di Konawe, Kamis (20/6/2019).
Herianto menjelaskan, ketidahadiran Bupati Konawe untuk menyambut rombongan Menteri dan anggota DPR RI saat Kungker itu bukan karena kesengajaan, tetapi karena bupati tengah sakit dan tidak bisa beraktifitas seperti biasanya.
Olehnya itu, kata Herianto, kehadiran orang nomor satu di Konawe itu diwakilkan kepada Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara untuk mendamping Menteri dan rombongan serta menjelaskan kondisi terkini banjir Konawe.
Menurutnya juga, kondisi kesehatan Bupati Konawe dua periode itu diduga akibat padatnya aktifitas bupati pada Rabu (19/6/2019) malam, saat memantau distribusi logistik di pengungsian di Kecamatan Wonggeduku bersama BPBD Konawe.
“Pukul 22.30 Wita, saya mendampingi dokter piket di posko darurat bencana banjir, yakni dr Agung saat memeriksa kondisi kesehatan beliau (Bupati Konawe) di posko tanggap darurat,” jelas Herianto.
Saat diperiksa, kata Herianto, juga didampingi dua perawat dari tim kesehatan posko darurat banjir yakni Hastuti Ningsih dan Muhammad Iqra serta seorang petugas apoteker Ashar.
Baca Juga :
- Audiensi Warga Amberi vs PLN Nusantara Power Tidak Temui Titik Terang, Wabup Konawe: Jika Warga Menolak, Perusahaan Harus Angkat Kaki
- Ampuh Sultra Harapkan Pemilik IUP Tak Salah Gunakan Kepmen ESDM 365 untuk Monopoli Jasa Pertambangan
- BULOG Cetak Rekor Sejarah, Pengadaan Beras Tembus 4 Juta Ton
- Gagas Sampara Raya Cup I, Doktor Suryadi : Wadah Silaturahmi 8 Kecamatan dan Cetak Bibit Unggul Sepak Bola Konawe
- Kapal Rakyat Mati Mesin di Perairan Lapuko, Basarnas Kendari Kerahkan Tim Rescue
- GERAK-SULTRA Soroti Dugaan Keracunan Siswa SMA Tonggauna, Desak BGN dan Polisi Periksa Pengelolaan MBG
Tidak hanya kali itu saja, lanjutnya, pada siang harinya, Kamis (20/6/2019), Bupati Konawe juga diperiksa kesehatannya oleh dr Sofyand, yang memeriksakan kondisi Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT).
Dituturkannya juga, bahwa kondisi kesehatan bupati menjelang pekan kedua banjir memang terlihat drop dan melemah, kondisi fisiknya terkuras karena dari 25 wilayah kecamatan di Kabupaten Konawe yang terdampak banjir, hanya satu wilayah yang tidak dikunjungi Bupati.
“Selama sepekan lebih banjir di Konawe dari 25 kecamatan terdampak banjir hanya satu kecamatan yang tidak di kunjungi Pak Bupati yakni Kecamatan Routa, itu pun karena akses kesana benar-benar terputus,” ujarnya.
Baca Juga :
- Wakapolda Sultra Kumpul Bersama Masyarakat, Perkuat Sinergi dan Serap Aspirasi Lewat Dialog Terbuka
- Direktur MEK TV Beri Penghargaan ke Kasi Intel Kejati Sultra Dr. Abdul Bahtiar, Bongkar Tuntas KDRT di ‘Jaksa Menjawab
- Turun ke Warkop, Kapolres Konawe Selatan Ajak Warga Jaga Kampung : Kamtibmas Tanggung Jawab Bersama
- Santai Tapi Tegas! Wakapolda Sultra Ngopi Bareng Ketua Kopdar Rusmin dan Tokoh Sultra Bisman Saranani, Bahas Kantibmas, Narkoba, Miras Hingga Judol
- Lagi! Polres Konsel Gagalkan Peredaran 50 Sachet Sabu 11,62 Gram di Lamboo Moramo, Pemuda 20 Tahun Diciduk
- Bengkel Seni FISIP UHO Bangkit! Resmi Lantik 73 Anggota Baru di 5 Divisi, Siap Guncang Panggung Seni Kampus
Untuk itu, atas ketidak hadiran bupati tersebut, Herianto menyesalkan adanya pemberitaan yang melebih-lebihkan, khususnya terkait pernyataan kekecewaan Gubernut Sultra, Ali Mazi sebagaimana disampaikan melalui Dinas Kominfo Pemprov Sultra.
Menurutnya, Gubernur Sultra Ali Mazi diyakini tidak akan kecewa, karena ketidakhadiran bupati sudah diwakili Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara yang ikut mendampingi Menteri PUPR bersama Komisi V DPR RI, dan Gubernur.
Selain itu, ia juga meyakini jika Gubernur Sultra, Ali Mazi mengerti bagaimana kesibukan Bupati Konawe yang memimpin posko penanganan bencana mulai pekan pertama bencana banjir, sebelum datangnya Menteri dan Komisi V DPR RI.
“Gubernur itu orangnya bijak, dia pasti faham bagaimana sibuknya bupati selama sepekan lebih memimpin tim penanganan banjir, jadi dengan kondisi kesehatan Bupati yang menurut, saya kira Gubernur itu akan faham, dan tidak mungkin beliau kecewa,” tutupnya.











