Desa Kurolabu, Desa Makmur di Ujung Butur

Reporter: Safrudin Darma
Editor: La Ode Adnan Irham

BURANGA – Pembangunan di Desa Kurolabu, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), diapresiasi Bupati Butur, Abu Hasan saat berkunjung ke sana, Selasa (31/12/2019).

Abu Hasan menyebut, desa yang berada tepat di ujung paling utara Kabupaten Butur ini, merupakan desa maju yang makmur.

“Masyarakat jangan bermalas-malasan, sebab tanah kita sangat subur dan laut kita sangat kaya akan ikan, yang kita bisa manfaatkan dengan baik,” kata Abu Hasan.

Dari pusat Kota Ereke, jarak ke Desa Kurolabu berkisar 110 kilo meter melalui jalan poros Ronta – Maligano, Kabupaten Muna.

Jarak itu bisa dipangkas setengahnya, jika Jalan Poros Labuan – Kurolabu yang kini dalam pengerjaan segera tuntas.

Selain itu, untuk menunjang pembangunan di sana, Pemkab Butur juga telah memasangkan jaringan listrik, Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) dan sejumlah sekolah.

Abu Hasan juga menjanjikan 20 unit bantuan perumahan untuk warga desa di 2020. Termasuk pembangunan pemecah ombak untuk mencegah abrasi, mengingat desa itu berada di pesisir pantai.

Untuk komunikasi, hasil lobi-lobi Pemkab, Januari 2020, Telkomsel akan meninjau lokasi pembangunan tower penguat jaringan.

Fortune

Terakhir, Abu Hasan mengapresiasi Kepala Desa Kurolabu yang memanfaatkan anggaran Dana Desa dengan baik. Salah satunya membuatka fasilitas olahraga berupa lapangan Futsal.

“Satu-satunya kepala Desa di Butur yang mampu membangun lapangan futsal dan sarana olahraga lainnya, demi masyarakat,” kata Abu Hasan.

Ketua DPW PDIP Sultra itu berharap, para kepala desa lain di ‘Bumi Lipu Tinadeakono Sara’, mencontoh kades Kurolabu.

BACA JUGA :

Kepala Desa Kurolabu, Hazlin S,Si ketika diwawancarai, mengatakan tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat, program desanya tidak akan berjalan baik.

Kedatangan Abu Hasan, ia manfaatkan selain meresmikan sarana olahraga, juga menyerahkan bantuan 29 unit mesin katinting kepada masyarakat.

Mesin Katinting itu, terdiri dari 27 unit berkapasitas 9,0 Pk dan dua unit kapasitas 5,5 Pk, serta satu unit bodi batang.

Hazlin mengungkapkan, desanya punya dua komoditi unggulan bidang pertanian, Kelapa dan Jambu Mete. Tahun 2019 ini, hasil panen jambu mete mencapai 200 ton.

Ia berharap pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian Butur, membantu memasarkan hasil pertanian masyarakat dengan nilai jual yang memuaskan. (A)

Video

BERITA TERKINI

METRO KENDARI

BERITA TERKINI

KOLAKA RAYA

BERITA TERKINI

SOSOK

KONAWE RAYA

TAJUK

Satu dari 16 Perempuan Alami Seks Pertama Kali Karena Diperkosa

INTERNASIONAL - Bagi lebih dari 3,3 juta anak perempuan dan perempuan di Amerika, hubungan seks untuk pertama

BERITA TERKINI

BUTON RAYA

PERISITIWA

BERITA TERKINI