Digeser Sebagai Ketua DPD PDIP Sultra, Abu Hasan : Fokus ke Pilkada Butur

Reporter : Safrudin Darma
Editor : Ardilan

BURANGA – Bupati Kabupaten Buton Utara (Butur) Sulawesi Tenggara (Sultra), Abu Hasan yang menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Sultra digantikan Lukman Abunawas mulai Selasa 7 Juli 2020. Abu Hasan yang digeser kemudian menjabat Dewan Pertimbangan PDIP Sultra.

Meski tergeser, Abu Hasan mengungkapkan dirinya tidak keberatan digantikan Lukman Abunawas yang juga menjabat Wakil Gubernur Sultra. Ia merasa posisi Ketua PDIP Sultra sejak awal seharusnya dijabat oleh Lukman Abunawas.

“Saya memahami dan menerima semua dengan jiwa besar. Sebab sejak awal jabatan ini seharusnya dipegang oleh bapak Lukman Abunawas. Tidak tahu mengapa dewan pimpinan pusat menunjuk saya sebagai ketua DPD PDIP Sulawesi Tenggara,” ucap Abu Hasan saat jumpa pers, Selasa 7 Juli 2020.

Menurut orang nomor satu di daerah eks Barata Kulisusu Kesultanan Buton ini, dirinya digeser menjadi Dewan Pertimbangan agar fokus menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Butur 9 Desember 2020 nanti.

“Saya dijadikan sebagai dewan pertimbangan PDIP Propinsi Sulawesi Tenggara. Sekretaris Jenderal (Sekjen) menjelaskan alasan bahwa sebagai petahana harus konsentrasi menghadapi pilkada mendatang,” ujarnya.

Dia membeberkan alasan dirinya sempat menjabat Ketua PDIP Sultra karena ia merasa dirinya berhasil memenangkan partai besutan Megawati tersebut diajang Pemilihan Presiden (Pilpres) serta meriah empat kursi di Pemilihan Calon Legislator (Pilcaleg) Butur 2019 lalu.

“Menurut saya kemungkinan alasan kemarin itu adalah saya bisa menang di Pilcaleg dari PDIP yang mulanya hanya 1 kursi menjadi 4. Saya memenangkan pak Jokowi di Pilpres kemarin itu. Kalau pun diukur mengenai repustasi itu bisa dilihat nanti selesai pilkada, saya bisa berhasil atau tidak,” tukasnya.

Abu Hasan mengaku sebelum digeser, dirinya tidak merasa firasat apapun. Meski begitu, kata dia, dirinya sudah mendapat rekomendasi DPP PDIP untuk maju bertarung kembali di Pilkada Butur.

“Pak Sekjen memberikan dukungan penuh calon-calon dari PDIP. Saya sudah menerima rekomendasi dari DPP. Kita juga konsolidasi partai bahwa kalau ada pihak luar menggganggu maka itu merupakan musuh bersama. Yang terpenting itu adalah saya merupakan kader partai dan konsisten dalam persiapan pilkada 2020,” tutupnya. (b).

Iklan dalam Berita Ana Wonua Distributor Oli Total