Redaksi
KENDARI – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Kendari menyiapkan tiga objek wisata untuk dikunjungi peserta Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39, yang rencananya akan digelar Oktober 2019 mendatang.
Kepala Bidang Destinasi Dispar Kota Kendari, Laode Darmawan Dimi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tiga objek wisata, yang terdiri dari wisata bahari serta wisata alam.
“Kita punya potensi destinasi bagi wisatawan, yaitu kebun raya Nanga-nanga, pantai Nambo dan tracking mangrove,” kata Darmawan diruang kerjanya, Senin (2/9/2019).
Ia juga menjelaskan, terkait pelaksanaan HPS tersebut, pihaknya siap mendorong industri pariwisata yang bisa menunjang daya tarik untuk berwisata bagi para peserta event internasional itu.
“Jadi destinasi wisata itu tidak bisa dipisahkan dengan industri pariwisata, maka perlu ada jajanan makanan lokal, atau bisa kita kenal Sikkato, penjualan jajan suvenir sehingga bisa menjadi kenangan bagi wisatawan tentunya,” tambahnya.
Baca Juga:
- Usai Pengembalian Rp401,6 Miliar, Kejagung Periksa 4 Saksi BUMN dalam Kasus Nikel PT CNI
- Upacara Haornas 2026 di Polda Sultra, Pesan Menpora: Olahraga Pemersatu Bangsa
- Mahasiswa KKA UM Kendari Buat Peta Administrasi Desa Anugerah
- Daftar Perusahaan Tambang Masuk Daftar Sanksi Administratif RP80,19 TRILIUN, ANTAM Terbesar, Perusahaan Istri Gubernur Sultra ASR urutan ke 10
- GERAK – SULTRA : Jangan Hanya Sanksi Administrasi Saja Yang Kena Istri Gubernur Sultra ASR, KPK RI Kejar Pidana Pembongkaran Hutan Lindung Tambang Nikel di Pulau Kabaena Dan Aliran Dana
- Gerak Sultra Desak KPK RI Ambil Alih Penanganan Kasus PKH PT TMS, Diduga Gubernur Sultra ASR Cuci Tanggan ke Istrinya, Diminta Telusuri Pengembalian Sanksi Rp500 M dari 2 Triliun
Selain itu, Dispar bersama organisasi pemandu wisata juga akan melakukan pendampingan bagi wisatawan yang akan berkunjung disetiap objek wisata tersebut.
“Kita sudah berkoordinasi dengan dengan Himpunan Pramu Wusata (HPI) Kota Kendari untuk menyiapkan guide yang bersertifikat dan sudah tidak diragukan lagi, saat ini untuk di kota Kendari baru 30 orang guide,” pungkasnya.
