Reporter : Kardin
Editor : Taya
KENDARI – Banyaknya tanggapan miring terhadap hasil Survei The Haluoleo Institute (THI) beberapa waktu lalu membuat Direktur Eksekutif THI, Narlim Sarlito Alimin tidak mau mengambil pusing.
Kata Narlim, pihaknya menyerahkan sepenuhnya terhadap publik atas hasil survei yang telah dipublikasikan karena menurutnya hasil survei di pihak lain senang dipandang begitupun sebaliknya.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang merasa dirugikan dan diuntungkan dari hasil survei kami,” paparnya saat ditemui di kantornya, Rabu (13/03/2019).
Namun demikian kata Narlim, hasil survei tersebut telah memenuhi kaidah serta metodologi yang harus dilakukan oleh surveyor.
Baca Juga :
- Solid Tanpa Celah, Golkar Bombana Percaya Heryanto Pimpin Periode Berikutnya
- PADI Sultra Resmi Kantongi SKT Kesbangpol, Langkah Awal Menuju Peserta Pemilu 2029
- PAW Ketua DPRD Sultra Dipersoalkan, Rasmin Jaya: Ada Kepentingan Terselubung!
- Wali Kota Kendari Dapat Apresiasi Langsung dari Ketua Umum Golkar di Musda XI Sultra
- Kader Gerindra Konawe Protes Penetapan PAW, KPU Dinilai Abaikan Aturan Pemilu
- Reses Fadhal Rahmat di Anggoeya, Warga Usulkan Penerangan Listrik di Area Perkuburan Jadi Perhatian
“Jadi sah-sah saja kalau ada yang mengatakan hasil survei itu tidak valid atau ada pesanan dari pihak tertentu,” jelasnya.
THI sendiri katanya, merupakan lembaga survei lokal yang memiliki induk di Nasional serta terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Dalam metodologi juga kita bisa diuji. Artinya kita punya legalitas,” cetusnya. (A)
