Reporter : M. Ardiansyah R
Editor : Kang Upi
KENDARI – Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Prahasto Setyanto menjelaskan, penyelenggaraan Hari Pangan Sedunia (HPS) memiliki dua target utama.
Target utama tersebut yakni menumbuhkan kembali gagasan pembudayaan Kakao dan Sagu sebagai komoditas andalan nasional yang berasal dari Sulawesi Tenggara (Sultra).
Prahasto Setyanto menjelaskan, untuk produksi sekarang masih relatif rendah dan masih nomor tiga di dunia. Untuk itu, lewat HPS diharapkan dapat dikembangkan dengan pendekatan teknologi di Kementerian Pertanian.
Baca Juga:
- Tanggap Kebutuhan Warga, Batalyon A Pelopor Brimob Sultra Gelar Aksi Bantuan Air Bersih
- Lima ASN Jadi Tersangka di Dua Kasus Korupsi di Konawe, GERAK SULTRA Pertanyakan Kesungguhan Penyidik Terhadap Kasus Makan Minum Saat Pj Bupati Harmin Ramba Rp, 9, 2 M
- Polres Konawe Tetapkan Lima ASN Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Rp883 Juta
- Gubernur Sultra Rotasi Kepala SMA, Kepsek SMA 4 Kendari di Mutasi Ke Soropia, Ini Daftar Lengkapnya
- Dari Kabid Transmigrasi Jadi Kadis, Lenni Kartika Indah Pimpin Dinas Cipta Karya Sultra
- Dari Kabid Jadi Kadis, Hikmawaty Naik Pimpin Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra
“Dua komoditas utama yang menjadi target dari kegiatan ini yaitu kakao dan sagu, kalau dilihat banyak sekali area kakao di desa ini,” ungkapnya, Rabu, (16/10/2019).
Menurutnya, banyak bantuan bibit unggul yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat untuk kembali meningkatkan kakao agar berjaya di dalam negeri dan juga di luar negeri.
“Meningkatkan produktivitas kakao dan sagu dalam jangka waktu mungkin tiga empat tahun ke depan, kita bisa menjadi nomor satu di dunia,” ucapnya saat kunjungan di lokasi. /b
