Reporter : M. Ardiansyah R
Editor : Kang Upi
KENDARI – Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Prahasto Setyanto menjelaskan, penyelenggaraan Hari Pangan Sedunia (HPS) memiliki dua target utama.
Target utama tersebut yakni menumbuhkan kembali gagasan pembudayaan Kakao dan Sagu sebagai komoditas andalan nasional yang berasal dari Sulawesi Tenggara (Sultra).
Prahasto Setyanto menjelaskan, untuk produksi sekarang masih relatif rendah dan masih nomor tiga di dunia. Untuk itu, lewat HPS diharapkan dapat dikembangkan dengan pendekatan teknologi di Kementerian Pertanian.
Baca Juga:
- IPIP Paparkan Sederet Program CSR di Pomalaa, Dari Pengendalian Debu Hingga Tanggung 41 Persen Beban Penanganan Sungai Oko-Oko
- Dari Konflik Agraria hingga Kerusakan Lingkungan, MSF Kolaka Desak Tata Kelola Nikel yang Berkeadilan
- BREAKING NEWS: Pasar Ranomeeto Ludes Terbakar Malam Ini
- Anggota DPRD Konawe Gugun Gelar Akad Nikah di Madinah, Bersama Epri
- Yuri Kemal Lantik Bupati Ikbar Ketua DPW PBB Sultra, Tegaskan: Ruksamin Putra Terbaik Sultra Layak Masuk Kabinet Prabowo
- DPC JPKP Nasional Konkep Ajukan Surat RDP ke DPRD Terkait Larangan Aktivitas Nelayan Rumpon di Empat Desa
“Dua komoditas utama yang menjadi target dari kegiatan ini yaitu kakao dan sagu, kalau dilihat banyak sekali area kakao di desa ini,” ungkapnya, Rabu, (16/10/2019).
Menurutnya, banyak bantuan bibit unggul yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat untuk kembali meningkatkan kakao agar berjaya di dalam negeri dan juga di luar negeri.
“Meningkatkan produktivitas kakao dan sagu dalam jangka waktu mungkin tiga empat tahun ke depan, kita bisa menjadi nomor satu di dunia,” ucapnya saat kunjungan di lokasi. /b











