Reporter : M. Ardiansyah R
Editor : Kang Upi
KENDARI – Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Prahasto Setyanto menjelaskan, penyelenggaraan Hari Pangan Sedunia (HPS) memiliki dua target utama.
Target utama tersebut yakni menumbuhkan kembali gagasan pembudayaan Kakao dan Sagu sebagai komoditas andalan nasional yang berasal dari Sulawesi Tenggara (Sultra).
Prahasto Setyanto menjelaskan, untuk produksi sekarang masih relatif rendah dan masih nomor tiga di dunia. Untuk itu, lewat HPS diharapkan dapat dikembangkan dengan pendekatan teknologi di Kementerian Pertanian.
Baca Juga:
- Bengkel Seni FISIP UHO Bangkit! Resmi Lantik 73 Anggota Baru di 5 Divisi, Siap Guncang Panggung Seni Kampus
- Jelang HUT ke-75 Humas Polri, Kabag SDM Polres Konsel AKP Sriyanto Pimpin Bakti Sosial di Gereja Siloam : Indahnya Toleransi Polri Bersama Masyarakat
- Bukan Razia, Bukan Penindakan, Fenomena Polri di Jalan di Sultra: Kapolda Atur Lalin, Wakapolda Apel di SMA, Kapolres Konawe Sebrangkan Siswa
- Gerebek Tengah Malam Buta! Polres Konawe & BNNK Sikat Sarang Narkoba di Uepai, 57 Paket Sabu 31 Gram Diamankan, Bandar Kabur.
- Gatur Lalin Kapolres Konawe, Pastikan Keselamatan Anak Sekolah dan Masyarakat
- Gubernur LIRA Sultra Salut Kapolda Himawan Mau Turun ke Jalan! Harap Kapolres Ikuti Jejaknya
“Dua komoditas utama yang menjadi target dari kegiatan ini yaitu kakao dan sagu, kalau dilihat banyak sekali area kakao di desa ini,” ungkapnya, Rabu, (16/10/2019).
Menurutnya, banyak bantuan bibit unggul yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat untuk kembali meningkatkan kakao agar berjaya di dalam negeri dan juga di luar negeri.
“Meningkatkan produktivitas kakao dan sagu dalam jangka waktu mungkin tiga empat tahun ke depan, kita bisa menjadi nomor satu di dunia,” ucapnya saat kunjungan di lokasi. /b











