Reporter : Hasrun
RUMBIA TENGAH – Menjelang Hari Raya Idul Adha 11 Agustus 2019 mendatang, harga ayam di Pasar Sentral Kasipute masih tergolong stabil. Dari pantauan Mediakendari.com, harga ayam perekornya masih berkisar Rp. 65 ribu rupiah.
Salah satu pedagang ayam, Najamuddin (42) mengatakan untuk saat ini harga ayam di pasar Tadoha Mapaccing masih terbilang stabil dengan harga rata-rata 65 ribu rupiah perekor.
Namun katanya, disetiap tahun harga ayam dapat melonjak naik saat tiga hari sebelum Hari Raya Idul Adha.
“Biasanya tiga hari mau lebaran baru naik, kaniaknnya itu mencapai 70 sampai 80 ribu perkornya,” jelasnya, Minggu (4/8/2019).
BACA JUGA :
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
Sementara untuk harga ayam perkilo kata Najamuddin, hanya berkisar 24 ribu. Berbeda saat tiga hari menjelang lebaran harga ayam dapat mencapai 30 ribu perkilonya.
“Kalau perusahaan yang ambil terima disini, biasa Rp 30 ribu satu kilo. Penghasilan disini juga tidak menentu kadang bagus kadang juga tidak,tergantung pembelinya saja,” pungkasnya. (B)
