Reporter : Ardilan
Editor : Kang Upi
BAUBAU – Rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Wolio Kota Baubau Sulawesi Tenggara (Sultra) harus berlangsung tanpa Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).
Hal ini terjadi karena para saksi merasa terganggu dengan kehadiran Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Baubau Wa Ode Frida Vivi Oktavia ke Rapat Pleno yang digelar Jum’at (27/4/2019) itu.
Hal ini kemudian memicu amarah dari Frida hingga Ketua Bawaslu tersebut menarik seluruh anggota Panwascam disertai statemen tidak akan mengakui hasil pleno kecamatan Wolio sesaat sebelum meninggalkan ruangan pleno.
“Para saksi yang hadir merasa terganggu dengan kehadiran ketua Bawaslu karena Ketua Bawaslu tingkatannya bisa hadir disaat pleno tingkat kabupaten kota,” ungkap anggota PPK Wolio Fadly dikonformasi di Kantor Camat Wolio.
Dia mengaku para saksi merasa terganggu dengan kehadiran Ketua Bawaslu karena berdasarkan tata tertib pleno tingkat kecamatan, yang diperbolehkan hadir hanya Panwascam, saksi dan undangan.
Baca Juga :
- Dekan FEB Unusia Pimpin Kolaborasi Internasional Terbitkan Riset Akuntansi Ekologi Syariah di Jurnal Q1 JURIS
- Hj Rujuwati Harun Nyatakan Siap Maju Sebagai Ketua KKSS Kota Kendari 2026-2030
- KAI Sultra Umumkan Hasil UKDPA 2026, 41 Peserta Dinyatakan Lulus Advokat
- KNPI Sultra Desak Kejagung dan Satgas PKH Transparan Soal Denda Administratif Perusahaan Nikel PT TMS di Kabaena Bombana
- Pos PJR Induk Sampara Jadi Tempat Singgah Favorit, Sopir: Pelayanan Ditlantas Sultra Nyaman dan Humanis
- Jalin Kerjasama Publikasi Jangka Panjang, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Perwakilan Manajemen Huayou Cobalt dan Apresiasi IPIP Pomalaa sebagai Pusat Hilirisasi Baru di Sultra
“Ketua Bawaslu langsung keluar ruangan dan menarik tiga anggotanya dengan berkata tidak akan mengakui hasil pleno kecamatan Wolio,” ujar Fadly menirukan ucapan Frida.
Menanggapi hal itu, anggota Bawaslu Baubau Yusran Elfargani menuturkan, pihaknya melakukan penarikan anggota Panwascam sebagai bentuk protes atas sikap PPK Wolio yang tidak mengizinkan Ketua Bawaslu berada diruangan rapat pleno.
“Kami Bawaslu Kota Baubau melakukan penarikan Panwascam sebagai bentuk protes terhadap sikap PPK Wolio yang tidak mengizinkan Ketua Bawaslu berada di ruangan rapat pleno PPK Wolio,. Malam ini kami sudah menyampaikan nota keberatan kepada KPU kota Baubau atas kejadian tersebut,” singkat Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Baubau ini kepada Mediakendari.com melalui pesan WhatsApp.(a)
