oleh

Mahkamah Agung Israel Larang Politisi Beraliran Ekstrem Kanan dari Pemilihan Bulan Depan

-ASIA, INTERNASIONAL-96 dibaca

PALESTINA – Mahkamah Agung Israel Minggu mendiskualifikasi politisi sayap kanan ekstrem dari pemilihan parlemen bulan depan karena menghasut kekerasan dan rasisme terhadap orang-orang Arab.

Baca Juga :

Komite pemilu Israel sebelumnya mengizinkan Michael Ben-Ari dari partai Kekuatan Yahudi untuk mencalonkan diri. Namun Mahkamah Agung hari Minggu mendukung gugatan hukum  partai kiri oposisi, Meretz  yang berpendapat Ben-Ari menyerukan kekerasan terhadap orang-orang Arab, menyangkal hak-hak sipil mereka, dan menghasut rasisme.

“Tempat bagi orang-orang yang meyakini keunggulan ras adalah di balik jeruji besi, bukan di parlemen,” kata juru bicara Meretz.

Ben-Ari mengecam keputusan MA itu, mengatakan “junta peradilan berusaha untuk memaksakan hukumnya, itu bukan demokrasi”.

Meski demikian MA memutuskan kandidat Kekuatan Yahudi lainnya bisa mencalonkan diri. MA juga membatalkan keputusan komisi pemilu yang melarang kandidat dari dua partai Arab,  Hadash-Taal dan Raam-Balad.

Komisi pemilu  menuduh kedua partai itu menyerukan kekerasan terhadap pemerintah.

Baca Juga :

Menteri Kehakiman Israel Ayelet Shaked mengecam putusan MA hari Minggu itu dengan mengatakan, MA melarang Ben-Ari mencalonkan diri “sementara menyatakan partai-partai pendukung teror halal adalah campur tangan yang tidak sensitif dan menyesatkan pada jantung demokrasi Israel.”

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sedang berupaya mempertahankan karir  politiknya setelah polisi  bulan lalu mengatakan ia seharusnya  didakwa melakukan korupsi. Netanyahu telah menyelaraskan partai Likud-nya dengan partai-partai sayap kanan lainnya, termasuk Kekuatan Yahudi, untuk membentuk aliansi dalam pemilihan parlemen bulan depan. [my]

Terkini