KENDARIMETRO KOTAPEMERINTAHAN

Momentum KORPRI 54 Tahun, Sekda Sultra Dorong ASN Jadi Motor Digitalisasi Birokrasi

464
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sultra, Senin (8/12/2025).

KENDARI, MEDIAKENDARI.com — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Sulawesi Tenggara berlangsung penuh khidmat dan sarat pesan penting bagi aparatur sipil negara (ASN).

Upacara yang dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Sultra, Senin (8/12/2025), dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D.

Dalam amanatnya, Sekda membacakan pesan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., yang menekankan bahwa 54 tahun perjalanan KORPRI merupakan tonggak penting bagi ASN untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan publik.

Menurut Sekda, momen ini harus menjadi penguatan tekad seluruh ASN dalam menghadapi perubahan birokrasi yang semakin cepat.

“Di era digital saat ini, ASN tidak boleh hanya menjadi pelaksana. ASN harus menjadi motor utama digitalisasi birokrasi, memastikan pelayanan publik berjalan lebih cepat, efisien, dan transparan,” tegas Asrun Lio saat membacakan amanat tersebut.

Ia menekankan bahwa tantangan birokrasi modern mengharuskan ASN beradaptasi dengan teknologi, memanfaatkan inovasi digital, serta meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

Penguatan kapasitas ASN juga menjadi prioritas seiring diberlakukannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang mengatur pengelolaan karier berbasis meritokrasi dan profesionalisme.

“Gunakan teknologi bukan hanya sebagai alat bantu, tetapi sebagai sarana untuk membangun kepercayaan publik. Transparansi harus menjadi budaya kerja, bukan lagi sekadar slogan,” jelasnya.

Sekda juga menyoroti pentingnya netralitas ASN, terlebih memasuki tahun politik. Ia meminta seluruh pegawai menjaga integritas dan menjauhkan diri dari segala bentuk intervensi politik yang dapat mencederai profesionalisme birokrasi.

Selain itu, Asrun Lio mengajak seluruh anggota KORPRI untuk menerapkan sikap KORPRI SIAGA, sebuah komitmen kesiapsiagaan dalam menjawab tantangan bangsa.

Delapan tekad utama itu mencakup penguatan persatuan korps, peningkatan profesionalisme, menjauhi KKN, kesiapsiagaan bencana, mendukung peningkatan pendapatan negara dan daerah, hingga mengawal reformasi birokrasi untuk menekan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan ASN.

“KORPRI harus tetap solid, satu langkah, dan satu suara dalam memperjuangkan kepentingan ASN serta memperkuat pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Laporan: Yoni

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version