Reporter : Kardin
Editor : Taya
KENDARI – Prajurit Kodim 1417/Kendari menerima Jam Komandan, Dandim 1417/Kendari, Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya di Aula Serbaguna Makodim, Kamis (4/7/2019).
Mengawali pengarahannya, Fajar Lutvi menyampaikan ucapan terimakasih pada Prajurit Kodim yang sudah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, terutama dalam penanganan tugas bantuan kemanusiaan bencana banjir di Konawe dan Konut.
“Perlu diketahui oleh rekan-rekan prajurit sekalian bahwa kedatangan Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Doni monardo ke Konawe Utara beliau mempercayakan kepada saya satu buah Helikopter dan saya sebagai Komandan Satgas Udara dalam pendistribusian dan evakuasi korban banjir saat itu,” papar Dandim.
Kata Fajar Lutvi, kehadiran rekan-rekan prajurit di tengah masyarakat dalam situasi tertimpa bencana, seperti banjir Konut dan Konawe, sangat berarti bagi masyarakat.
“Itulah wujud pengabdian prajurit terhadap masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA :
- Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Melalui Jalur Reguler Nasional, Tidak Ada Kuota Khusus maupun Titipan
- Pencemaran Industri di Morosi Rugikan Warga Hingga Rp35 Miliar
- Kajati Sultra Selesaikan Ujian Akhir Sespimti Polri, Usung Strategi Penyelesaian Perkara SDA Berbasis Pemulihan Aset
- Eks Gubernur Sultra Nur Alam Resmi Gabung PSI Usai Bertemu Jokowi
- Polda Sultra Gelar Doa Bersama Dalam Rangka Menyongsong Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026
- Malyqa Aurora Wakili Sultra di Ajang Supra Stars Indonesia 2026
Ia juga menyampaikan, saat ini tanggap darurat di lokasi banjir telah berakhir. Namun masih terdapat pekerjaan lanjutan yakni Konawe Utara dalam masa transisi yaitu rekonsiliasi dan rehabilitasi.
“Artinya kita harus membantu mereka, dan dalam waktu dekat ini Prajurit Kodim akan kembali dalam membantu masyarakat Konut. Surat permintaan pasukan dari bupati sudah ada, dalam waktu dekat ini kita akan kembali ke Konut,” ungkap Fajar Lutvi.
Dandim juga menegaskan kepada prajurit agar menghindari pelanggaran sekecil apa pun demi nama baik satuan. Katanya, sebagai satuan teritorial harus menjadi satuan yang memiliki kinerja yang maksimal dan mampu melayani, mendukung dan bersinergi dengan masyarakat dan satuan kewilayahan yang lainnya.
“Apabila ada kesulitan kiranya seluruh anggota segera melaporkan kendala apa yang ada di lapangan dan berusaha sebaik mungkin untuk nama satuan kita,” harapnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh anggota agar tetap menjaga kekompakan dan meningkatkan dedikasi, pengabdian dan kinerjanya dalam pelaksanaan tugas. (A)
