NEWS

Pejabat Esalon II Hasil Lelang di Muna Dilantik, Kadis Defenitif Dirolling

3085
×

Pejabat Esalon II Hasil Lelang di Muna Dilantik, Kadis Defenitif Dirolling

Sebarkan artikel ini

MUNA, MEDIAKENDARI.COM – Pejabat esalon II lingkup pemerintahan Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) hasil lelang jabatan akhirnya dilantik. Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Muna, LM Rusman Emba pada Selasa, 23 Mei 2023 di gedung aula galampa kantolalo.

Sebagai user (pengguna), Rusman memilih satu dari tiga nama yang masuk perangkingan berdasarkan perolehan nilai yang dilakukan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Selain melantik pejabat yang mengikuti lelang, Rusman juga merolling beberapa kepala dinas defenitif. Mereka adalah, Kadis PMD, Rustam bergeser ke Dispora dan digantikan oleh Kadis Nakertrans, Fajaruddin Wunanto. Rahmat Raeba yang sebelumnya menjabat Kadispora pindah ke Dikbud menggantikan posisi La Taha. La Taha pun ditunjuk sebagai peneliti madya Balitbang. Kemudian, pejabat esalon III, Aswan Kuasa sebagai Sekretaris Nakertrans dan Muhamad Nasir sebagai Sekretaris Dispora.

Sedangkan pejabat hasil lelang yang dipilih mantan senator DPD RI itu yakni, La Ode Abdul Salam sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Ali Syadikin Kadis P3A, Muhammad Haidar Kadis Kominfo, Ali Fakara Hara Kasat Pol PP, Asisten III LM Asmadi, Kadinkes Tasrim Darjo, Kadis PUPR Mustajab, Kepala BPBD Samaul Baid Ndimuri, Kadinsos La Ode Moammar Khadafi, Kadis Peternakan La Ode Hasrun, Kepala Balitbang La Ode Muharman, Kadis Koperasi UMKM LM Hajar, Kadis Pemadam Kebakaran Penyelamatan Tadjuddin dan Kadis PTSP LM Nasrun Kaeba.

Dalam sambutannya, Rusman mengatakan, jika pelantikan para pejabat itu merupakan kebutuhan organisasi. Karenanya, ia menekankan pada para pejabat yang baru agar terus meningkatkan kinerja dan menjaga loyalitas terhadap pimpinan. Tidak menuntup kemungkinan, ia akan melakukan evaluasi.

“Tunjukan kinerja yang baik, jangan hanya kerja di atas kertas tanpa bukti,” imbuhnya.

Kata dia, pelantikan dan mutasi pejabat hanyalah sebuah siklus. Sebagai pimpinan, ia menginginkan para jajarannya bekerja sesuai tupoksi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Apa yang menjadi penilaian akhir hasil seleksi yang dilakukan KASN, telah dilaporkan ke Gubernur, Ali Mazi untuk dilakukan pelantikan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk jabatan Disdukcapil, peserta yang masuk tiga besar masih akan mengikuti seleksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pelantikan akan dilakukan setelah Kemendagri telah menetapkan satu nama yang dipercaya untuk menduduki jabatan tersebut.

Reporter: Erwino

You cannot copy content of this page