Reporter: M Ardiansyah R.
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara tetap memantau perkembangan kembar Aqila dan Azila yang telah kembali ke Kota Kendari pasca operasi pemisahan, Rabu (14/8/2019) lalu.
Sebelumnya, Aqila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina yang kini berusia 19 bulan itu lahir kembar siam dempet dada dan perut. 70 dokter dilibatkan untuk operasi pemisahan keduanya yang memakan waktu 12 jam.
Asisten 1 Setda Sultra, Sarifuddin Safaa mengatakan, anak kembar pasangan Jayasrin dan Selviana Dewi itu, harus mendapatkan perhatian khusus karena kondisinya tidak normal.
BACA JUGA:
- 11 TAHUN TAK DIBAYAR! KUASA HUKUM KELUARGA LAMOKUNI TUNTUT PERUSAHAAN KEMBALIKAN LAHAN PLASMA 35%
- Program Makan Bergizi Gratis Nasional Gagal Kontrol Kualitas, Temuan Batu di Konawe Jadi Bukti Sorotan!
- Jalan 40 Unaaha Dikuasai Bangunan Ilegal, YASYAM Diminta Bertindak Tegas!
“Tim Dokter ahli RSUD dr. Soetomo yang terdiri dari 70 dokter berhasil melakukan operasi,” ucap Sarifuddin, Sabtu (16/11/2019).
Sebelum itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Nahwa Umar mengatakan, operasi Aqila dan Azila berjalan lancar dan tetap akan memantau perkembangan secara ketat.
“Tidak sampai disini, kami tetap pantau perkembangannya secara ketat oleh tim RSUD dan tetap berkoordinasi dengan RSUD Soetomo,” katanya.
