Reporter: M Ardiansyah R.
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara tetap memantau perkembangan kembar Aqila dan Azila yang telah kembali ke Kota Kendari pasca operasi pemisahan, Rabu (14/8/2019) lalu.
Sebelumnya, Aqila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina yang kini berusia 19 bulan itu lahir kembar siam dempet dada dan perut. 70 dokter dilibatkan untuk operasi pemisahan keduanya yang memakan waktu 12 jam.
Asisten 1 Setda Sultra, Sarifuddin Safaa mengatakan, anak kembar pasangan Jayasrin dan Selviana Dewi itu, harus mendapatkan perhatian khusus karena kondisinya tidak normal.
BACA JUGA:
- Dekan FEB Unusia Pimpin Kolaborasi Internasional Terbitkan Riset Akuntansi Ekologi Syariah di Jurnal Q1 JURIS
- Hj Rujuwati Harun Nyatakan Siap Maju Sebagai Ketua KKSS Kota Kendari 2026-2030
- KNPI Sultra Desak Kejagung dan Satgas PKH Transparan Soal Denda Administratif Perusahaan Nikel PT TMS di Kabaena Bombana
“Tim Dokter ahli RSUD dr. Soetomo yang terdiri dari 70 dokter berhasil melakukan operasi,” ucap Sarifuddin, Sabtu (16/11/2019).
Sebelum itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Nahwa Umar mengatakan, operasi Aqila dan Azila berjalan lancar dan tetap akan memantau perkembangan secara ketat.
“Tidak sampai disini, kami tetap pantau perkembangannya secara ketat oleh tim RSUD dan tetap berkoordinasi dengan RSUD Soetomo,” katanya.
