Reporter: Rahmat R
Editor: La Ode Adnan Irham
JAKARTA – Anggota DPR RI asal Sultra, Ridwan Bae menyebut rencana pembangunan jalur Kereta Api di Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah mulai dilakukan.
Saat ini rencana pembangunannya masuk tahapan Trace (jalur baru). Kata dia, untuk sementara ini dalam proses Feasibility Study atau sebuah studi yang bertujuan menilai kelayakan implementasi sebuah bisnis.
Sedangkan aspek-aspek yang dianalisa dalam FS adalah Financial Benefit, meliputi keuntungan untuk perusahaan tersebut.
“Saat ini dalam tahapan pengamatan untuk pelaksanaan trace. Trace ini adalah untuk menentukan rute dimana kereta akan lewat di Sultra,” ungkapnya saat ini ditemui di Gedung DPR RI, Selasa (19/11/2019).
Baca Juga :
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
Unsur pimpinan Komisi V DPR RI mengungkapkan, rencana pembangunan jalur baru di Sultra ini akan berjalan sesuaikan perencanaan dan akan masuk tahap pembebasan lahan dalam waktu dekat.
“Ini memang tidak semudah yang kita bayangkan, akan panjang. Yang perlu kita syukuri adalah pekerjaannya sudah dimulai,” jelas Ridwan.
Ketua DPD I Partai Golkar Sultra ini menyebut pemerintah pusat memberikan dukungan penuh pembangunan akses transportasi itu.
“Satu langkah positif dari pusat melalui dirjen perhubungan darat dan dirjen kereta api sudah ada langkah-langkah kongkrit untuk itu,” tandasnya. (B)
